Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buka Rakerda PKK 2026, Wagub Rano Karno Dorong Penguatan Peran Keluarga

📅 Senin, 08 Jun 2026, 14:30 WIB | Oleh:
Buka Rakerda PKK 2026, Wagub Rano Karno Dorong Penguatan Peran Keluarga Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah, Melawai, Jakarta Selatan, Senin (8/6).

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah, Melawai, Jakarta Selatan, Senin (8/6). Kegiatan tersebut mengusung tema "Melalui Gerakan Ibu Bisa, PKK Bergerak Mewujudkan Keluarga Jakarta yang Sehat, Mandiri, Berdaya Saing, Berdikari, dan Berbudaya".

Dalam sambutannya, Rano menegaskan hasil Rakerda akan menjadi salah satu dasar penting dalam penyusunan program dan penganggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2027. Ia berharap PKK dapat terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga tingkat keluarga.

"Tujuan PKK hadir untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jakarta yang sehat, bahagia, berdaya saing, berdikari, dan berbudaya. Karena itu, kami sangat menantikan hasil Rakerda ini sebagai masukan dalam menyusun berbagai program pembangunan ke depan," ujarnya.

Menurut Rano, berbagai persoalan sosial di Jakarta membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk kader PKK yang tersebar hingga tingkat dasawisma. Ia mencontohkan keberhasilan penurunan jumlah Rukun Warga (RW) kumuh yang dalam setahun berkurang hampir 50 persen, dari 418 RW menjadi 210 RW.

"Data ini harus dimiliki PKK untuk membantu kami bekerja. Dengan jaringan kader hingga tingkat dasawisma, saya berharap tahun depan jumlah RW kumuh di Jakarta dapat kembali berkurang," katanya.

Rano menilai kader PKK memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat. Kedekatan kader dengan warga dinilai mampu membantu pemerintah dalam menyampaikan edukasi serta mendorong perubahan perilaku yang lebih baik di lingkungan masyarakat.

"Kami memerlukan PKK sebagai ujung tombak. Kader-kader PKK berada paling dekat dengan masyarakat sehingga dapat membantu pemerintah menyampaikan edukasi dan mendorong perubahan perilaku yang lebih baik," terangnya.

Selain itu, ia mendorong PKK untuk terus menghadirkan inovasi dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan keluarga. Menurutnya, kreativitas dan kolaborasi menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Hani Pramono, menjelaskan bahwa Gerakan Ibu Bisa dirancang sebagai wadah integrasi berbagai program PKK agar lebih inovatif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi keluarga Jakarta.

"Gerakan Ibu Bisa lahir sebagai wadah yang menaungi pelaksanaan program-program PKK yang lebih terintegrasi, inovatif, dan berdampak langsung bagi keluarga Jakarta. Gerakan ini diwujudkan melalui empat pilar kegiatan sebagai percepatan pelaksanaan gerakan PKK di Provinsi DKI Jakarta," tuturnya.

Hani menambahkan, Rakerda PKK 2026 menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan, memperkuat sinergi organisasi, serta menyusun langkah percepatan pencapaian program prioritas yang mendukung pembangunan daerah. Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Juni 2026 tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari unsur pembina, Tim Penggerak PKK Provinsi dan Kota Administrasi, mitra PKK, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"Kami berharap Rakerda ini menjadi ruang untuk bertukar gagasan, memperkuat kolaborasi, serta menghasilkan program kerja yang lebih berdampak dan berkelanjutan bagi keluarga Jakarta pada masa depan," urainya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Tri Karnavian, mengapresiasi berbagai program inovatif yang telah dijalankan PKK DKI Jakarta. Ia menilai berbagai capaian tersebut perlu terus dievaluasi dan dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung target pembangunan nasional maupun daerah.

"Marilah kita jadikan Rakerda ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, menyatukan langkah, dan membangun sinergi yang lebih erat dalam mendukung keberhasilan pembangunan melalui pemberdayaan keluarga," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mensesneg: Presiden Lantik ...
Olahraga
Shin Tae-yong Ditunjuk jadi...
Luar Negeri
Turki Sebut Krisis Iran Bis...
Megapolitan
Pemkot Bogor Gelar Job Fair...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.