Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Buka Peluang Perusahaan Russia Kembangkan Koridor Perkeretaapian

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 10:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Buka Peluang Perusahaan Russia Kembangkan Koridor Perkeretaapian Doc: ANTARA
Ket. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan Indonesia membuka peluang kepada perusahaan-perusahaan Russia untuk berpartisipasi dalam pengembangan koridor perkeretaapian strategis.

“Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.380 pulau dan populasi sekitar 280 juta jiwa. Bagi kami, transportasi adalah urat nadi yang mempersatukan bangsa dan menghubungkan seluruh wilayah Nusantara,” ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (07/6).

Di sektor perkeretaapian, Indonesia masih membutuhkan pengembangan jaringan kereta api secara signifikan untuk memperkuat konektivitas nasional dan mendukung pemerataan pembangunan.

Karena itu, kata AHY, Indonesia membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan Russia untuk berpartisipasi dalam pengembangan koridor perkeretaapian strategis, termasuk Trans-Sumatera, Trans-Sulawesi, dan Trans-Kalimantan.

Selain pembangunan jaringan, peluang kerja sama juga mencakup pengembangan teknologi dan manufaktur sarana-prasarana perkeretaapian, rekayasa kereta berkecepatan tinggi dan angkutan berat (heavy-haul rail), peningkatan standar keselamatan dan operasional, pengembangan perkeretaapian rendah karbon, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia dan riset.

AHY juga menyoroti pentingnya pengembangan transportasi perkotaan yang modern dan ramah lingkungan. Menurutnya, pengalaman Russia dalam mengelola sistem transportasi publik, khususnya Metro Moskow, dapat menjadi referensi berharga bagi pengembangan MRT, LRT, dan kereta komuter di Indonesia.

Dirinya menegaskan, bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.380 pulau dan populasi sekitar 280 juta jiwa, transportasi bukan sekadar sarana mobilitas, melainkan urat nadi yang menghubungkan masyarakat, memperkuat persatuan, serta membuka akses terhadap berbagai peluang ekonomi.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membahas berbagai peluang kerja sama strategis di bidang transportasi saat melakukan pertemuan dengan Menteri Transportasi Federasi Russia Andrey Nikitin di Moskow, Russia.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Russia, khususnya dalam pengembangan transportasi dan konektivitas yang modern, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...

Polisi Ungkap Pencurian Emas Rp350 Juta di Pacitan

47 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Polisi Ungkap Pencurian Ema...
Luar Negeri
Kabar Mengejutkan dari AS, ...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.