Siasati Musim Kemarau dengan Percepatan Tanam Padi
📅 Senin, 08 Jun 2026, 15:49 WIB | Oleh: SujarPenajam Paser Utara -- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, melakukan mitigasi menghadapi musim kemarau dengan percepatan tanam padi, termasuk padi varietas padi tahan kekeringan dan kadar asam tanah tinggi.
"Diprediksi Saat ini sudah kemarau, tapi masih turun hujan," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara Rozihan Asward ketika ditanya mengenai antisipasi musim kemarau di Penajam, Senin.
"Kendati ada potensi gagal panen tanaman padi tidak terlalu signifikan," tambahnya.
Dengan melakukan percepatan tanam, lanjut dia, memasuki puncak kemarau di Agustus 2026 sudah ada yang panen.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau 2026 terjadi mulai April dan puncak kemarau Juli-Agustus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga mengantisipasi dengan menginstruksikan petani untuk menanam benih padi varietas tahan terhadap kekeringan dan kadar asam tanah tinggi.
"Dan menyiapkan puluhan unit mesin pompa air mengantisipasi kekeringan lahan pertanian di musim kemarau," jelas Rozihan.
Tercatat realisasi tanam padi mencapai 7.118 hektare dari target 7.000 hektare ada musim tanam pertama sepanjang Oktober 2025 hingga Maret 2026, dengan rata-rata hasil panen petani kisaran 3,5 hingga lima ton per hektare.
Sebaiknya Anda baca juga:
Musim tanam padi kedua periode April hingga September 2026 telah berproses, kata Rozihan Asward, ditargetkan panen tanaman padi pada 2026 mencapai 50.329 ton gabah kering panen (GKP).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!