Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin BWF Melongo, Kreativitas Teknologi Indonesia Open 2026 Resmi Jadi Kiblat Baru Dunia!

📅 Senin, 08 Jun 2026, 01:50 WIB | Oleh:
Bikin BWF Melongo, Kreativitas Teknologi Indonesia Open 2026 Resmi Jadi Kiblat Baru Dunia! Doc: ANTARA/Fauzan/bar
Ket. Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra (kanan) dan Nikolaus Joaquin (kiri) berfoto dengan pialanya usai dikalahkan ganda putra Malaysia Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin pada final Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026). Indra/Joaquin menjadi runner up usai kalah rubber gim 21-13, 18-21 dan 10-21.

JAKARTA - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menilai penyelenggaraan turnamen Polytron Indonesia Open 2026 layak menjadi rujukan utama dalam pengembangan standar kompetisi badminton global di masa depan. Otoritas tertinggi olahraga tepok bulu tersebut menyoroti lompatan kreativitas hulu, pemanfaatan inovasi teknologi lampu LED, serta kematangan manajemen pengalaman penonton (spectator experience) sepanjang sepekan penuh di Istora Gelora Bung Karno.

"Selamat untuk panitia penyelenggara, PBSI, atas kesuksesan Polytron Indonesia Open 2026. Ini lebih dari ekspektasi kami. Salah satunya dari penggunaan LED dan kreativitas di baliknya sangat bagus," kata Events Director BWF Selvaamresh Supramaniam dalam konferensi pers setelah turnamen di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/6) malam.

Supramaniam menyebut, BWF mendapat banyak pembelajaran dari sejumlah uji coba yang dilakukan dalam turnamen level Super 1000 tersebut.

Menurut dia, inovasi yang diterapkan pada Indonesia Open 2026 dapat menjadi masukan bagi BWF untuk mempersiapkan penyelenggaraan turnamen lain ke depan.

"BWF belajar banyak dari uji coba yang dilakukan di sini sehingga kami bisa mempersiapkan tuan rumah lain dan mempersiapkan diri kami sendiri untuk ke depannya," ujar Supramaniam.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026 Achmad Budiharto mengatakan turnamen tahun ini memang dirancang tidak hanya sebagai ajang pertandingan, tetapi juga untuk mengembalikan euforia bulu tangkis Indonesia.

Dia menyebut, konsep sportainment menjadi salah satu pendekatan utama melalui perpaduan pertandingan kelas dunia, aktivitas di kawasan Istora, sesi meet and greet, dan hiburan.

"Pada waktu event ini dirancang secara konsep, ada beberapa objektif yang mau kami capai. Yang pertama adalah kami ingin mengembalikan lagi euforia bulu tangkis Indonesia," kata Budiharto.

Budiharto menjelaskan tema "Pride of the Nation" dimaknai sebagai kebanggaan bagi masyarakat Indonesia, PBSI, dan BWF.

Menurut dia, penyelenggaraan tahun ini dapat diselesaikan dengan baik, lancar, aman, dan tanpa kendala berarti meski harapan untuk melihat wakil Indonesia menjadi juara belum terwujud.

"Walaupun memang ada harapan event ini bisa lebih lengkap kalau kita bisa mendapatkan gelar juara, tapi itu hanya masalah waktu. Saya percaya hal itu," ujar Budiharto.

Terkait hal tersebut, Supramaniam menambahkan bawah kebanggaan terbesar dari Indonesia Open tidak hanya terlihat dari penyelenggaraan turnamen, tetapi juga dari antusiasme suporter yang memenuhi Istora sepanjang pekan.

"Pride of the Nation bukan hanya soal Indonesia Open, tapi kebanggaan bangsa itu adalah para suporter di Indonesia. Minggu ini kita melihat suporter datang dan menikmati acara, itulah kebanggaan bangsa yang sebenarnya," tutur dia.

Penyelenggaraan Indonesia Open akan mengalami perubahan pada tahun depan. Budiharto menyebut durasi turnamen level Super 1000 tersebut akan bertambah menjadi 11 hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Daerah
Salahgunakan QR Warga, Pert...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.