Menkeu AS Scott Bessent Mengisyaratkan Trump akan Menekan Xi soal Iran
📅 Rabu, 06 Mei 2026, 01:10 WIB | Oleh: Tim PenulisTOKYO - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Scott Bessent mengatakan Presiden Donald Trump akan mendorong Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk lebih menekan Iran agar membuka kembali Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Hal itu rencananya dilakukan saat mereka bertemu di Beijing pada pekan depan.
Dalam wawancara dengan Fox News, Bessent mengatakan Trump dan Xi telah membahas situasi perang Iran lewat panggilan telepon dan korespondensi surat. Seperti dilaporkan RIA Novosti, Selasa, Bessent tidak mengungkapkan kapan komunikasi Trump dan Xi itu terjadi.
“Mari kita lihat mereka meningkatkan upaya diplomasi dan membuat Iran membuka selat tersebut,” kata Bessent.
Dia menambahkan Tiongkok membeli 90 persen ekspor energi Iran dan mendanai sponsor terorisme negara terbesar. Dia menegaskan bahwa AS kini mengendalikan selat tersebut. Bessent juga menyerukan agar Tiongkok bergabung dengan Amerika dalam operasi internasional guna memulihkan pelayaran komersial di jalur air yang sangat penting bagi pasokan energi global.
Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Trump mengumumkan inisiatif baru bernama Project Freedom untuk memandu kapal-kapal komersial yang terdampar melalui rute pelayaran sempit tersebut. Selat Hormuz secara efektif telah ditutup oleh Iran sejak AS dan Israel memulai perang pada akhir Februari lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Militer AS pada Senin (4/5) menyebutkan dua kapal dagang berbendera AS telah berhasil melewati jalur laut antara Teluk Persia dan Teluk Oman.
Namun, Iran, yang telah mengancam akan menyerang kapal yang mencoba melewati titik sempit tersebut tanpa izin, membantah bahwa ada pelayaran transit yang berhasil dilakukan.
Sejak Trump mengumumkan tentang operasi tersebut, pertempuran kembali meningkat di Timur Tengah, dengan Iran meluncurkan serangan rudal dan drone pertamanya terhadap Uni Emirat Arab (UEA) sejak gencatan senjata dengan Amerika Serikat diberlakukan sekitar sebulan lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump juga mengatakan di media sosial bahwa Iran telah menembaki kapal kargo Korea Selatan dan target lain yang tidak terkait dengan operasi baru maritim AS.
“Mungkin sudah saatnya Korea Selatan datang dan bergabung dalam misi ini,” kata Trump sembari menambahkan bahwa Amerika telah menghancurkan tujuh kapal kecil milik Iran.
Hubungan yang Stabil
Di tengah perang dan ketidakstabilan di Timur Tengah, Trump sebelumnya menunda perjalanannya ke Tiongkok, kunjungan pertama Presiden AS yang sedang menjabat dalam lebih dari delapan tahun dari jadwal semula pada 31 Maret hingga 2 April.
Dalam pertemuan yang kini dijadwalkan pada 14–15 Mei, Bessent mengatakan pemerintahan Trump ingin mempertahankan hubungan yang stabil dengan Beijing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!