Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daerah Gencarkan Transaksi Menggunakan Sitem QRIS

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 09:01 WIB | Oleh:
Daerah Gencarkan Transaksi Menggunakan Sitem QRIS Doc: ist
Ket. sistem pembayaran

KENDARI – Daerah mulai menggencarkan sistem pembayaran QRIS. Salah satu yang tengah menggencarkan adalah Kendari. Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dan OJK memperluas penggunaan transaksi nontunai berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), lewat Festival Kuliner Sultra Maimo 2026.

Kepala KPw BI Sultra Edwin Permadi saat ditemui di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa kegiatan tersebut selain untuk memperluas transaksi nontunai juga dirancang sebagai wadah edukasi sistem pembayaran digital sekaligus sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Melalui Sultra Maimo 2026, Bank Indonesia berkomitmen memperluas penggunaan pembayaran digital melalui QRIS, memperkuat perlindungan konsumen, serta meningkatkan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada warga," kata Edwin Permadi.

Dia menyebutkan bahwa digitalisasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan efisiensi operasional serta daya saing UMKM.

"Kegiatan ini untuk mendukung digitalisasi UMKM ini adalah proses bisnis, bagaimana nanti perbankan bisa bekerja sama, berkolaborasi bersama karena mereka semua ada di Kota Kendari," ujarnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi langkah nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan UMKM.

"Dalam kegiatan ini memberikan banyak jenis benefit terutama pada daerah kita Kota Kendari dalam upaya tumbuh kembang perekonomian, ini kegiatan bukti nyata bahwa perbankan, FKIJK memberikan komitmen terus bersinergi dengan Pemkot Kendari dan juga Pemprov Sultra untuk membawa kemajuan dan nama besar daerah," ucap Siska.

Senada dengan hal tersebut, Kepala OJK Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha menyampaikan bahwa seluruh industri jasa keuangan siap memberikan dukungan penuh terhadap percepatan digitalisasi dan peningkatan inklusi keuangan bagi para pelaku UMKM.

"Kami seluruh industri jasa keuangan baik perbankan, pusat pembiayaan termasuk bursa efek kita bersama-sama untuk mendorong digitalisasi UMKM dan tentunya meningkatkan inklusi keuangan di Provinsi Sultra," sebut Bismi.

Melalui sinergi berkelanjutan antara Pemda, BI, dan OJK, penyelenggaraan Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 diharapkan dapat memperluas ekosistem digital secara signifikan di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kegiatan yang berlangsung sampai 9 Agustus itu diikuti sebanyak 50 pelaku UMKM terdiri dari 30 UMKM lokal Kota Kendari dan 20 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran peserta dari luar daerah dinilai menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

Selain sektor UMKM, Sultra Maimo juga mengangkat isu ekonomi sirkular melalui edukasi pengelolaan sampah plastik yang memiliki nilai ekonomi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.