Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Lombok Timur Pantau Pembelian BBM di SPBU

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 08:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Lombok Timur Pantau Pembelian BBM di SPBU Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah kendaraan saat antre pembelian BBM di salah satu SPBU di wilayah Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB di Lombok Timur, Selasa (4/8/2026).

LOMBOK TIMUR – Kepolisian Resort (Polres) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), melaksanakan pemantauan pembelian bahan bakar minyak (BBM) untuk merespons cepat keluhan masyarakat terkait antrean kendaraan di sejumlah SPBU (stasiun pengisian bahan bakar).

Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha di Lombok Timur, Selasa (04/8), mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan bahan bakar minyak di lapangan atau di SPBU.

"Langkah ini dilakukan bersama jajaran Polres dan Polda Nusa Tenggara Barat guna memastikan stok BBM mencukupi dan distribusi berjalan normal sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya telah menurunkan tim untuk mengecek langsung stok BBM di masing-masing SPBU. 

"Ini penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” katanya.

Dari hasil pemantauan sementara, Kapolres mengungkapkan stok BBM di sejumlah SPBU relatif tersedia. Namun, ia tidak menampik adanya faktor lain yang memicu antrean kendaraan saat pembelian di SPBU.

“Dari hasil monitoring, ada beberapa jam operasional SPBU yang mungkin tidak sesuai dengan jam aktivitas masyarakat, sehingga kemarin sempat menimbulkan kepadatan antrean,” katanya.

Kapolres juga mengaku telah melakukan pemantauan langsung ke lapangan untuk melihat perkembangan dan mengidentifikasi penyebab utama penumpukan kendaraan di sejumlah titik SPBU.

Terkait isu adanya dugaan mafia BBM, Kapolres menegaskan pihaknya belum dapat mengambil kesimpulan, karena penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan apakah ada indikasi pelanggaran dalam distribusi BBM.

“Kalau terkait mafia, kami masih belum bisa menyimpulkan. Yang jelas, kami masih menelusuri apa penyebab pasti hingga terjadi penumpukan kendaraan,” katanya.

Pihaknya memastikan akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan pihak terkait guna menjaga kelancaran distribusi BBM, sekaligus mencegah potensi gangguan yang dapat merugikan masyarakat.

"Kami himbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan, sembari menunggu hasil penelusuran resmi dari pihak kepolisian terkait kondisi distribusi BBM di wilayah Lombok Timur," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Rona
Yura Yunita Rilis Lagu Terb...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.