Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia dan Amerika Serikat Tingkatkan Kerja Sama Museum dan Pelestarian Warisan Budaya

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia dan Amerika Serikat Tingkatkan Kerja Sama Museum dan Pelestarian Warisan Budaya Doc: Antara
Ket. Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat meningkatkan kerja sama budaya melalui pelestarian warisan budaya, peningkatan kapasitas kelembagaan museum, serta perluasan akses publik terhadap pengetahuan dan kebudayaan.

Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) meningkatkan kerja sama budaya melalui pelestarian warisan budaya, peningkatan kapasitas kelembagaan museum, serta perluasan akses publik terhadap pengetahuan dan kebudayaan.

"Melalui kemitraan antarmuseum, kita tidak hanya memperkuat kapasitas institusi budaya, tetapi juga membangun jembatan pemahaman yang lebih erat antara masyarakat Indonesia dan AS," kata Duta Besar RI untuk AS Indroyono Soesilo, sebagaimana keterangan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Washington, Selasa (16/6).

Pernyataan itu dia sampaikan dalam pertemuannya dengan jajaran Smithsonian Institution pada 11 Juni 2026 di Washington, D.C., menyusul kemitraan yang dicapai antara Museum dan Cagar Budaya Indonesia dengan National Museum of Asian Art (NMAA), Smithsonian Institution.

Dalam kesempatan itu, Dubes Indroyono menegaskan bahwa kerja sama itu merupakan bagian penting dari diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.

Menurutnya, museum memiliki peran strategis sebagai ruang dialog, pendidikan, dan pertukaran gagasan lintas budaya.

Melalui kerja sama tersebut, dia berharap pelestarian warisan budaya, peningkatan kapasitas kelembagaan museum, serta perluasan akses publik terhadap pengetahuan dan kebudayaan dapat terus diperkuat.

Kerja sama tersebut, menurut keterangan itu, berlandaskan Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pada 2023 antara Museum dan Cagar Budaya Indonesia dan National Museum of Asian Art, Smithsonian Institution di Washington, D.C.

MoU tersebut menjadi fondasi kolaborasi jangka panjang yang mencakup pertukaran pengetahuan, praktik terbaik, pengembangan sumber daya manusia, serta pelaksanaan berbagai program bersama.

Sebagai implementasi konkret dari kerja sama tersebut, Museum Capacity Building Workshop akan diselenggarakan pada 22–26 Juni 2026 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.

Kegiatan itu akan melibatkan sekitar 30 peserta dari berbagai institusi kebudayaan Indonesia, termasuk Museum Nasional Indonesia, Galeri Nasional Indonesia, Museum Batik Indonesia, Museum Basoeki Abdullah, Museum Kebangkitan Nasional, Museum Sumpah Pemuda, Museum Balai Kirti (Museum Kepresidenan RI), dan lainnya.

Lokakarya akan membahas sejumlah isu strategis dalam pengelolaan museum modern, antara lain pengembangan pameran, konservasi berbasis riset, pemanfaatan teknologi digital, dan strategi peningkatan keterlibatan publik.

Delegasi National Museum of Asian Art yang hadir langsung dari Washington, D.C., terdiri atas para pakar dengan keahlian lintas bidang.

Sementara itu, Direktur National Museum of Asian Art, Dr. Chase Robinson, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut bertujuan menjadikan museum sebagai ruang hidup yang dinamis yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

"Melalui pertukaran pengetahuan, kolaborasi profesional, dan pemanfaatan teknologi, museum dapat memperluas akses publik serta memperkuat pemahaman lintas budaya di tingkat global," katanya.

Kerja sama antara Indonesia dan National Museum of Asian Art, Smithsonian Institution, katanya, mencerminkan komitmen bersama kedua negara untuk memperkuat hubungan masyarakat melalui kebudayaan, sekaligus memastikan bahwa warisan budaya dapat terus diakses, dipahami, dan dimanfaatkan oleh generasi mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.