Rupiah Masih Rentan, 5 Agustus 2026
📅 Rabu, 05 Agu 2026, 08:25 WIB | Oleh: Muchamad IsmailJAKARTA – Rupiah berpotensi melanjutkan pelemahannya dalam perdagangan tengah pekan ini seiring masih tingginya sensitivitas pasar terhadap kombinasi faktor eksternal. Eskalasi geopolitik di Timur Tengah mendorong investor beralih ke aset aman, sementara penantian terhadap data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi melihat faktor eksternal turut memperberat langkah rupiah akibat eskalasi konflik AS dan Iran di Timur Tengah. Pelaku pasar saat ini mencermati rilis data Lowongan Kerja JOLTS serta laporan Data Ketenagakerjaan Non-Pertanian (NFP) AS yang dijadwalkan keluar akhir pekan ini.
Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS daam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (5/8), bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di kisaran 18.030 - 18.080 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Selasa (4/8), bergerak melemah 30 poin atau 0,17 persen dari sehari sebelumnya menjadi 18.027 rupiah per dollar AS. “Pelemahan rupiah dipengaruhi defisit neraca perdagangan Indonesia (NPI) pada Juni 2026,” ujar Ibrahim di Jakarta.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2026 defisit 450 juta dollar AS. Defisit pada Juni 2026 terutama disebabkan oleh defisit pada komoditas migas sebesar 3,49 miliar dollar AS dengan komoditas utama penyumbang defisit pada migas yaitu hasil minyak dan minyak mentah. Defisit terjadi karena kinerja ekspor yang tercatat 5,46 miliar dollar AS lebih rendah dibandingkan impor yang tercatat sebesar 25,91 miliar dollar AS per Juni 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!