Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Keresahan Masyarakat, Pengiriman Pasokan Dipercepat untuk Atasi Antrean BBM di Jatim

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 00:21 WIB | Oleh:
Cegah Keresahan Masyarakat, Pengiriman Pasokan Dipercepat untuk Atasi Antrean BBM di Jatim Doc: Antara foto
Ket. Antrean pembeli BBM bersubsidi di SPBU Jalan Raya Trasak, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (4/8) malam.

PAMEKASAN - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mempercepat pengiriman pasokan untuk mengatasi antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pamekasan, Jawa Timur dalam sepekan terakhir ini.

Salah satunya seperti di SPBU 54.693.13 di Jalan Raya Trasak, Pamekasan, dan sejumlah SPBU lain di Pamekasan.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidak nyamanan ini, karena telah menyebabkan terjadinya keresahan kepada masyarakat akibat antrean tersebut," kata Area Manager Communication, Relations dan CSR PT Pertamina Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi dalam keterangan pers kepada media di Pamekasan, Selasa.

Menurutnya, kondisi tersebut sempat membuat sebagian masyarakat yang telah mengantre cukup lama kecewa karena kuota Pertalite yang tersedia habis setelah penjualan kembali dibuka.

Pertamina juga melakukan evaluasi terhadap pelayanan SPBU, termasuk penyampaian informasi kepada konsumen ketika stok BBM mendekati habis. Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan tepat waktu.

“Melalui penguatan suplai dan pemantauan stok secara berkala, kami memastikan penyaluran BBM subsidi dilakukan sesuai ketentuan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” katanya.

Ahad menjelaskan, saat ini, operasional SPBU kembali normal. Untuk mempercepat pemulihan pasokan, telah dilakukan alih suplai dari Integrated Terminal Surabaya, menyusul keterbatasan stok sementara di Fuel Terminal Camplong.

Pertamina juga memastikan proses penebusan dan permintaan BBM dari SPBU terus dipantau untuk menjaga ketersediaan stok.

Masyarakat juga diimbau tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan memastikan informasi terkait BBM berasal dari kanal resmi Pertamina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.