DIY Luncurkan Pendidikan Khas Kejogjaan, Perkuat Karakter Generasi Berbasis Budaya
📅 Selasa, 05 Mei 2026, 17:15 WIB | Oleh: Eko SSejak 2022, proses penyusunan diperkuat melalui sejumlah forum diskusi yang melibatkan perguruan tinggi, organisasi pendidikan, serta tokoh masyarakat. Pada 2023, tim pengembang merumuskan substansi utama yang kemudian dituangkan dalam empat buku panduan untuk berbagai jenjang pendidikan.
"Pada tahun 2023, tim pengembang kemudian menyusun substansi utama yang menghasilkan empat buku panduan PKJ. Buku-buku tersebut mencakup buku induk serta panduan untuk jenjang pendidikan dasar, menengah, hingga pendidikan tinggi," papar Setiadi.
Nilai yang diusung dalam PKJ bersifat inklusif dengan memadukan kearifan lokal dan pendekatan pendidikan modern. Materinya mengadopsi nilai dari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kadipaten Pakualaman, Taman Siswa, Nahdlatul Ulama, hingga Muhammadiyah.
Implementasinya tidak terbatas pada pembelajaran di kelas, melainkan diintegrasikan dalam budaya sekolah dan kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keberlangsungan program ini didukung Dana Keistimewaan DIY serta kolaborasi lintas sektor. Setelah melalui tahap pelatihan bagi tenaga pendidik pada 2024 dan evaluasi pada 2025, PKJ kini siap diterapkan lebih luas.
Ke depan, program ini akan dijalankan secara bertahap mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK di seluruh wilayah DIY. Peluncuran PKJ menjadi penegasan komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya sebagai bagian dari sistem pendidikan di Yogyakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!