Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MPR: Indonesia Harus Berdaulat

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 03:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
MPR: Indonesia Harus Berdaulat Doc: Antara
Ket. Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin menjawab pertanyaan wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin menyatakan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 siap digelar pada Jumat (14/8) dengan mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.

“Persiapannya sudah 90 persen lebih. Sudah dibilang rampung karena sudah juga melibatkan semua stakeholder (pemangku kepentingan) terkait,” kata Sultan saat jumpa pers usai mengecek gladi bersih di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8).

Gladi kotor telah dilakukan pada Rabu (12/8). Sementara gladi bersih digelar pada Kamis siang dengan melibatkan Kementerian Sekretariat Negara hingga pasukan pengamanan presiden (Paspampres).

“Tadi gladinya sudah oke. Sudah siap,” ujarnya.

Saat ditanya topik pidato yang akan disampaikan pada sidang bersama, Sultan mengatakan DPD mengusung tema yang selaras dengan tema Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yakni Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. “Negara berdaulat hanya bisa terjadi kalau daerahnya kuat. Jadi, daerah kuat, Indonesia berdaulat,” katanya.

Ia mengatakan sebagai negara kesatuan, Indonesia berdiri kokoh karena daerah-daerah yang kuat dan persatuan menjadi kunci untuk menjaga kekuatan tersebut.

Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 dijadwalkan digelar pada Jumat (14/8) pukul 08.30–11.00 WIB. Usai istirahat, agenda dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPR RI pada pukul 14.30 WIB.

Pada sidang tahunan dan sidang bersama, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan laporan kinerja lembaga negara dan capaian pembangunan. Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua DPD Sultan Najamudin juga akan menyampaikan pidatonya.

Sementara itu, dalam rapat paripurna, Kepala Negara akan menyampaikan keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.

Sebelumnya, penyelenggara Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI menyatakan akan membatasi musik yang diputar pada lagu nasional dan daerah sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan sidang tahun sebelumnya.

Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media Sekretariat Jenderal DPD RI Mahyu Darma di kompleks parlemen, mengatakan penyelenggara tidak akan memilih musik yang dapat mendorong hadirin untuk berjoget.

“Kami sudah mengevaluasi, mungkin tidak kita lakukan (musik yang mengundang berjoget),” katanya usai meninjau ruang utama sidang.

Menurut dia, pemutaran musik juga ditempatkan di luar agenda resmi persidangan. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.