Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akses Lumpuh Total, Jembatan Ciwarunga Garut Putus Dihantam Hujan Ekstrem, Warga Terisolasi?

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 04:10 WIB | Oleh:
Akses Lumpuh Total, Jembatan Ciwarunga Garut Putus Dihantam Hujan Ekstrem, Warga Terisolasi? Doc: ANTARA/HO-Polres Garut
Ket. Polisi membantu masyarakat untuk menyeberangi sungai dampak jembatan terputus penghubung Desa Pasirlangu-Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (9/4).

GARUT - Intensitas hujan yang tinggi di wilayah selatan Kabupaten Garut mengakibatkan Jembatan Ciwarunga di Kecamatan Pakenjeng terputus total pada Kamis.

Bangunan sepanjang 14 meter yang menghubungkan Desa Pasirlangu dan Desa Tanjungjaya tersebut kini tidak dapat dilalui kendaraan akibat fondasi yang tergerus cuaca ekstrem, memaksa warga untuk memutar arah hingga sejauh 20 kilometer.

Kepala Polsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat membenarkan hujan deras yang terjadi di wilayah selatan Garut menyebabkan bangunan jembatan dengan panjang sekitar 14 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman ketinggian jembatan sekitar 4,6 meter sebagai penghubung antardesa Pasirlangu dengan Desa Tanjungjaya terputus.

"Jembatan itu lebarnya 4 meter sekarang sudah tidak bisa dilewati kendaraan," kata Muslih.

Ia menyampaikan, jembatan tersebut selama ini menjadi akses utama masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas jalan kaki, maupun menggunakan sepeda motor, dan mobil.

Selama jembatan itu rusak, kata dia, arus lalu lintas kendaraan bermotor dialihkan memutar arah dengan jarak lebih jauh sekitar 20 km.

"Tidak bisa dilewati, jadi masyarakat harus mutar arah kurang lebih jaraknya sekitar 20 km," katanya.

Ia mengatakan, jajarannya bersama sejumlah instansi lain dari Tim SAR, TNI, dan juga pemerintah setempat melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada korban jiwa, dan juga mengalihkan arus kendaraan bermotor.

Kepolisian, kata dia, sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penanganan lebih lanjut terkait kerusakan jembatan tersebut agar bisa kembali digunakan untuk mobilisasi masyarakat.

"Pengecekan sudah kami lakukan, dan melakukan imbauan kepada masyarakat agar tidak memaksakan diri turun ke sungai apalagi airnya naik," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya bersama unsur pemerintah desa setempat akan membuat jembatan sementara dari bambu untuk memudahkan warga terutama anak sekolah yang ingin melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.

"Rencana besok mau kerja bakti buat jembatan sementara, untuk pejalan kaki anak-anak sekolah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Masuk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.