Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BRIN: Masyarakat Dapat Menyaksikan Fenomena 'Pink Moon' pada Rabu Malam

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 10:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRIN: Masyarakat Dapat Menyaksikan Fenomena 'Pink Moon' pada Rabu Malam Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi. Fenomena bulan purnama penuh merah muda terlihat dari langit di Depok, Jawa Barat, Kamis (dini hari) (6/4/2023). 

JAKARTA – Profesor astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menyebutkan fenomena purnama pink atau pink moon dapat disaksikan oleh masyarakat pada Rabu (1/4) malam.

"Purnama pink tahun ini pada Rabu malam Kamis, 1–2 April 2026," kata Thomas kepada ANTARA di Jakarta, Selasa (31/3).

Thomas menjelaskan bulan purnama dapat diamati mulai maghrib sampai menjelang matahari terbit. Masyarakat, lanjut dia, dapat mengamati fenomena ini secara langsung atau dengan bantuan alat seperti kamera maupun teleskop.

"Dapat diamati tanpa alat atau dengan teleskop plus kamera," ujarnya.

Thomas menyebut fenomena ini aman untuk diamati, karena tidak ada dampak yang ditimbulkan jika masyarakat mengamati fenomena ini.

"Tidak ada dampak negatifnya. Dampak secara umum sama dengan purnama lainnya, yaitu peningkatan pasang air laut karena Bulan dan Matahari hampir segaris dengan Bumi," lanjut dia.

Thomas menjelaskan fenomena ini sejatinya adalah fenomena purnama biasa, namun istilah pink moon dibuat untuk fenomena purnama pada bulan April.

"Warnanya bukan pink, sama dengan purnama umumnya, putih kekuningan. Itu hanya penamaan orang Amerika Serikat yang kemudian digunakan di media," ucap Thomas Djamaluddin.

Diketahui, berdasarkan informasi dari situs astronomi Time and Date, fenomena bulan purnama yang dikenal sebagai pink moon akan dapat diamati pada 1–2 April 2026.

Momen paling ideal untuk menikmati fenomena ini adalah sesaat setelah bulan terbit, atau kira-kira bertepatan dengan waktu maghrib. Saat bulan masih berada di posisi rendah dekat cakrawala, akan muncul efek ilusi optik. Efek dari pantulan atmosfer ini membuat bulan tampak jauh lebih besar dan memancarkan cahaya keemasan yang menawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.