Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ngeri! Angin Kencang Tiup Kobaran Api Melintasi Jalur Lingkar Bromo, Savana Ludes Terbakar

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 19:58 WIB | Oleh:
Ngeri! Angin Kencang Tiup Kobaran Api Melintasi Jalur Lingkar Bromo, Savana Ludes Terbakar Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Personel kepolisian mengecek kondisi padang rumput terdampak kebakaran di sekitar Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) di Gunung Bromo sisi arah ke Jemplang, Kabupaten Malang dari Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (9/8).

MALANG - Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo meluas hingga mencapai 520 hektare usai api kembali berkobar dan merambat ke area savana, Minggu (9/8).

"Tercatat hingga saat ini ada 520 hektare kawasan terdampak kebakaran," kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha di Gunung Bromo, Jawa Timur, Minggu.

Meluasnya area terdampak kebakaran dipicu oleh peristiwa kembali berkobarnya api di kawasan Gunung Bromo, pada Sabtu (8/8) malam.

Dalam kejadian tersebut api tidak hanya membakar tebing tetapi juga area savana Gunung Bromo.

Rudi menjelaskan, membesarnya kebakaran disebabkan hembusan angin yang cukup kencang sejak siang kemarin, sehingga api mampu menjalar dengan cepat dari sisi atas tebing ke arah bawah.

Saat menyentuh area bawah tebing, lanjutnya, api turut membakar vegetasi berupa rerumputan dan tanaman yang memang sudah dalam kondisi kering.

Kondisi itu pada akhirnya mampu mempercepat pergerakan api menyeberangi Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) untuk menuju ke arah savana dan membakar rumput di sana.

"Termasuk dampak dari frost yang terjadi sehingga api meluas," ucapnya.

Pantauan ANTARA di lokasi siang tadi, warna hitam sisa rerumputan terbakar terlihat jelas di kawasan savana Gunung Bromo.

Bahkan, beberapa deret rumput kering yang berada di sisi tengah JLKT dari sisi Jemplang, Kabupaten Malang turut terdampak membesarnya kobaran api malam kemarin. Api yang muncul itu pun sudah berhasil dipadamkan.

Saat di JLKT pula, wartawan ANTARA masih mendapati sejumlah petugas gabungan melakukan patroli lapangan guna memantau dan memastikan area tersebut sudah tidak ditemukan titik api baru.

Lalu, kepulan asap berwarna putih pun masih nampak dari area tebing di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Helikopter water bombing terlihat hilir mudik mengisi air di kawasan Ranu Pani dan bergerak melakukan pemadaman di area yang masih muncul kepulan asap.

Kendaraan petugas gabungan terlihat melintas masuk dari arah Jemplang menuju ke area tebing di Probolinggo untuk membantu penanganan dari sisi darat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Luar Negeri
Ketua Parlemen Meninggal, L...

Penyerang Kosta Rika Jadi Pemain Terakhir PSIM

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Penyerang Kosta Rika Jadi P...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.