Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kawal Pengawasan Obat dan Makanan demi Mendukung Masyarakat

📅 Jumat, 27 Mar 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kawal Pengawasan Obat dan Makanan demi Mendukung Masyarakat Doc: FOTO: BPOM
Ket. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Taruna Ikrar

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus berupaya menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan obat dan makanan. Melalui BPOM, pemerintah bertekad memastikan obat dan makanan yang beredar di publik memenuhi standar dan persyaratan keamanan, khasiat/manfaat, serta mutu produk yang telah ditetapkan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas mengawasi peredaran obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor, zat adiktif, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan. Tugas BPOM yaitu memastikan agar produk-produk tersebut aman, bermutu, dan berkhasiat.

Sejak pertengahan Agustus 2024, BPOM dipimpin oleh Taruna Ikrar untuk masa jabatan 2024-2029. Sejak dilantik, Taruna menegaskan tekadnya untuk meningkatkan kualitas dan reputasi BPOM hingga bisa membawa lembaga yang dipimpinnya bersaing di pasar internasional, memastikan bahwa produk-produk yang disetujui oleh BPOM diterima secara global dan mendukung ekspor Indonesia.

Untuk mengetahui bagaimana strategi BPOM dalam melaksanakan fungsinya di bidang pengawasan demi memastikan obat dan makanan yang beredar memenuhi standar dan persyaratan keamanan, khasiat/manfaat, serta mutu produk yang telah ditetapkan, berikut pernyataan kepala BPOM, Taruna Ikrar, dalam beberapa kesempatan yang dirangkum wartawan Koran Jakarta, Frederikus W Sabini.

Saat dilantik sebagai kepala BPOM, Anda menyatakan pentingnya peningkatan kualitas dan reputasi BPOM hingga lembaga ini bisa bersaing di pasar internasional. Apa alasannya?

Saya ingin meraih tujuan utama BPOM untuk meningkatkan status lembaga ini ke tingkat global lewat pengalaman saya sebagai diaspora.

Peningkatan kualitas dan reputasi BPOM sendiri dapat membawa lembaga itu bersaing di pasar internasional, memastikan bahwa produk-produk yang disetujui oleh BPOM diterima secara global dan mendukung ekspor Indonesia.

Lalu tanggapan Anda mengenai perlunya inovasi bagi lembaga BPOM ini?

Saya menyoroti pentingnya inovasi dalam proses regulasi obat dan makanan untuk meningkatkan efisiensi dan mengikuti perkembangan teknologi.Percepatan pengesahan obat khususnya yang sudah terbukti di negara lain, harus diterapkan tanpa mengabaikan standar yang ada.

Hal ini penting karena laporan masyarakat menunjukkan adanya keterlambatan dalam pengesahan obat, meskipun obat tersebut sudah melalui uji coba di luar negeri.

Dalam konteks makanan,perkembangan teknologi seperti engineering genetik telah membawa inovasi besar, seperti produksi daging dari sel. Oleh karena itu BPOM perlu menyesuaikan regulasi dan standar untuk produk-produk inovatif ini.

Lalu bagaimana halnya dengan potensiproduk lokal seperti jamu herbal Indonesia?

Saya tekankan bahwa potensi produk lokal seperti jamu herbal Indonesia yang kaya akan bahan alami seperti kurkumin dan kunyit, untuk dikembangkan lebih lanjut. Kekhawatiran terkait ketergantungan pada bahan baku impor untuk obat saat ini yang mencapai 94 persen. Oleh karenanya perlu ada langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan ini dan menurunkan biaya obat.

Selain bidang pengawasan, apakah BPOM juga memiliki peran lain yang penting bagi menjamin perlindungan bagi publik sebagai konsumen?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mau Meliput Krakatau, 5 Wartawan “Hilang” Sudah Ditemukan, Mampir di Pulau yang Susah Sinyal
    Syukurlah ....
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
Ekonomi
Panen raya bawang merah di ...

Semburan asap di Pasar Baru

3 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru
Megapolitan
Antisipasi dampak abu vulka...
Advertisement
Basarnas Cari Lima Wartawan yang Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Basarnas Cari Lima Wartawan yang Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.