Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Khawatir Inflasi, The Fed Beri Sinyal Menaikkan Suku Bunga

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Khawatir Inflasi, The Fed Beri Sinyal Menaikkan Suku Bunga Doc: Joe Raedle/Getty Images/AFP
Ket. Gubernur The Fed, Lisa Cook.

WASHINGTON - Seorang pejabat penting bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve, pada hari Rabu (15/7) menyatakan kesiapannya untuk mengambil tindakan terhadap inflasi jika kenaikan harga tetap sulit diatasi.

“Jika kita tidak segera melihat tanda-tanda disinflasi, saya siap untuk bertindak," kata Gubernur The Fed, Lisa Cook dalam sebuah acara di Washington.

“Saya sepenuhnya berkomitmen untuk mencapai target inflasi kita, dan komitmen ini tidak akan goyah,” tambahnya.

The Fed memiliki mandat ganda yaitu menjaga stabilitas harga dan lapangan kerja maksimal, dan umumnya mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk mengekang inflasi, atau lebih rendah untuk mendorong pasar kerja.

Komentar Cook mengisyaratkan kekhawatiran yang lebih besar terhadap inflasi daripada lapangan kerja saat ini, yang menyiratkan bahwa dia dapat mendukung kenaikan suku bunga di masa mendatang.

Namun, pada hari Rabu ia menekankan bahwa pada saat ini, saya menganggap bijaksana untuk memberikan sedikit lebih banyak waktu untuk mengamati bagaimana inflasi berkembang dari sini.

Cook mengatakan komite penetapan suku bunga Fed, dapat meluangkan waktu untuk mengamati data sambil memutuskan penyesuaian suku bunga.

“Namun ke depannya, saya yakin risikonya akan tetap sangat condong ke arah inflasi yang lebih tinggi,” kata Cook dalam peringatannya.

Hal tersebut katanya karena pembangunan kecerdasan buatan “tidak menunjukkan tanda-tanda melambat,” katanya.

Inflasi Meningkat

Tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump dan konflik di Timur Tengah juga "berisiko menyebabkan inflasi yang terus meningkat.

Cook memperkirakan bahwa inflasi utama tahun ini akan sekitar satu poin persentase lebih tinggi daripada yang diperkirakan setahun yang lalu.

Inflasi AS telah berada di atas target dua persen The Fed selama sekitar lima tahun, yang memicu kekhawatiran.

Namun, dalam pidato terpisah pada hari Rabu, Presiden Federal Reserve New York, John Williams, mengatakan ada alasan yang menggembirakan untuk memperkirakan bahwa inflasi telah mencapai puncaknya dan akan sedikit menurun dalam beberapa kuartal mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Khawatir Inflasi, The Fed B...

KPPU Desak Revisi UU Antimonopoli

35 menit yang lalu | Lukman

Nasional
KPPU Desak Revisi UU Antimo...
Luar Negeri
Cuaca Panas El Nino Tingkat...
Nasional
Perampingan BUMN Diminta Fo...
Luar Negeri
Zona Kematian Meluas setela...
Ekonomi
UMKM Lambat Digitalisasi, D...
Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.