Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkes Ungkap Kasus Karies Gigi Dominasi Hasil Cek Kesehatan Gratis

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Menkes Ungkap Kasus Karies Gigi Dominasi Hasil Cek Kesehatan Gratis Doc: Humas Kemenkes
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

JAKARTA - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 59,6 juta peserta sekaligus mulai memasuki tahap pengobatan penyakit kronis. Target 130 juta peserta hingga akhir 2026 diyakini tetap berada pada jalur pencapaian.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menegaskan CKG menjadi fondasi perubahan paradigma pelayanan kesehatan menuju pencegahan penyakit. Menurut dia, deteksi dini memperkuat upaya menjaga masyarakat tetap sehat dan produktif

“Semakin banyak masyarakat melakukan cek kesehatan, semakin dini penyakit ditemukan dan diobati. CKG menjadi investasi kesehatan bangsa dalam jangka panjang,” kata Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat(17/7).

Menkes mengungkapkan data CKG selama enam bulan terakhir menunjukkan persoalan berbeda pada setiap kelompok usia. Pada bayi baru lahir, skrining menemukan penyakit jantung bawaan kritis sebagai kondisi dengan potensi prevalensi tertinggi.

“Lebih dari 490 ribu bayi telah menjalani skrining pulse oximetry hingga akhir Juni 202. Sebanyak 20.946 bayi memerlukan pemeriksaan lanjutan karena terindikasi kelainan,” ucap Menkes.

Menkes Budi menyebut karies gigi menjadi masalah kesehatan terbanyak pada anak usia sekolah dan remaja berdasarkan hasil Program CKG. Lebih dari 40 persen peserta mengalaminya, disusul anemia, hipertensi, serta gizi lebih dan obesitas.

“Indonesia kini menghadapi double burden of malnutrition yakni gizi kurang dan gizi lebih yang terjadi secara bersamaan pada anak dan remaja. Data tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran,” ucap Menkes.

Menkes menyebut program CKG kini juga diarahkan pada pengobatan rutin bagi penderita hipertensi dan diabetes melitus. Sebanyak 46,9 persen pasien hipertensi berhasil mengendalikan tekanan darah setelah kembali menjalani pemeriksaan.

“Sebanyak 69,4 persen pasien diabetes yang kembali diperiksa berhasil mengendalikan kadar gula darah. Tahun ini kami menargetkan separuh penderita menjalani pengobatan rutin dan terkendali,” ucap Menkes.

Menkes meyakini keberhasilan pengendalian penyakit kronis mampu menekan angka kematian akibat penyakit jantung dan stroke. Program CKG diharapkan memperkuat upaya pencegahan melalui pengobatan rutin yang berkelanjutan.

“Skrining harus diikuti pengobatan rutin dan pengendalian penyakit. Itulah arah yang sedang kita bangun di Indonesia,” ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Visa Ditolak AS, Presiden S...
Megapolitan
MUI Tangerang Raih Sertifik...

Mesir Pasang Badan Amankan Laut Merah

23 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Mesir Pasang Badan Amankan ...
Megapolitan
Wali Kota Bekasi Turun Lang...
Luar Negeri
Pariwisata Sepi, Laju Ekono...
Advertisement
Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000   

Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.