Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Manfaatkan Museum Marsinah di Nganjuk untuk Pendidikan HAM

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 06:30 WIB | Oleh:
Manfaatkan Museum Marsinah di Nganjuk untuk Pendidikan HAM Doc: ist
Ket. patung marsinah

SURABAYA – Keberadaan museum Marsinah mesti dimanfaatkan untuk pelajaran penghormatan dan penghargaan pada hak asasi manusia (HAM). Selain itu, menurut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Museum Marsinah juga bisa dimanfaatkan menjadi destinasi wisata edukatif untuk membangkitkan perekonomian masyarakat Nganjuk.

Gubernur mengungkapkan pada tahun 2026 Desa Nglundo sudah diberi SK sebagai Desa Wisata oleh Bupati Nganjuk. Bahkan di desa ini juga sudah terbentuk Pokdarwis. Desa pun juga mulai aktif mengelola desa wisatanya.

"Semoga semakin menunjang museum ini dan menjadi amal Mbak Marsinah yang merupakan sosok Pahlawan Nasional Pejuang Buruh. Bahwa bahkan setelah tiada, beliau tetap membawa manfaat untuk masyarakat," katanya di Nganjuk, Sabtu.

Gubernur Khofifah juga mengapresiasi penataan dan manajemen Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Marsinah. Museum tersebut dinilainya dapat menyajikan rekam jejak pahlawan nasional perempuan yang semasa hidup memperjuangkan hak-hak para buruh.

"Isinya bagus dan tertata indah dan rapi. Di dalam kita bisa melihat berbagai dokumentasi perjuangan Ibu Marsinah, baik foto, kliping koran asli juga pakaian yang dipakainya sebelum jasadnya ditemukan dan sebagainya," kata dia.

Selain itu, museum ini juga menampilkan diaroma situasi yang dihadapi buruh pada tahun 1990-an.

"Bahkan, museum beliau ini juga menampilkan diorama situasi yang dihadapi buruh tahun 1990-an. Jadi kita bisa napak tilas bagaimana perjuangan buruh saat itu," kata Gubernur Khofifah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan sekaligus meninjau Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.

Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Marsinah berdiri tepat di samping rumah masa kecil Marsinah. Museum ini menjadi satu kesatuan dengan kawasan ziarah yang diharapkan menjadi kawasan wisata edukasi perjuangan HAM sekaligus pengungkit ekonomi masyarakat.

Pembangunan Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Marsinah tersebut dilakukan dengan pendanaan yang berasal dari donasi buruh seluruh Indonesia, juga keuangan organisasi independen Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Pengelolaan museum nantinya akan berada di bawah Yayasan KSPSI dengan penataannya mengadopsi konsep dari Museum Galeri Nasional Singapura.

Gubernur berharap pembangunan serta keberanian dari sosok Marsinah mampu menginspirasi banyak orang.

"Kita tentu berharap perjuangan, keberanian, dan kegigihan untuk menegakkan keadilan dari seorang Mbak Marsinah bisa menginspirasi lebih banyak orang. Dengan adanya Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Marsinah ini, insya Allah jejak beliau tidak akan pudar," kata Gubernur Khofifah.

Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Marsinah menjadi pengingat terutama untuk generasi muda. Bahwa untuk mendirikan sebuah negara, dibutuhkan usaha yang panjang, penuh kesulitan, dan juga tantangan.

"Ini peristiwa langka. Saya kira museum ini didirikan sebagai lambang dan simbol dan tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang muda perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aktivitas Pengosongan Hotel Sultan

1 jam lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Aktivitas Pengosongan Hotel...
MILITER

Korut akan Persenjatai AL dengan Nuklir

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut akan Persenjatai AL d...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.