Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ebola Mengintai Dunia: AS Perketat Pintu Masuk dari Wilayah Terdampak Ebola

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 21:47 WIB | Oleh:
Ebola Mengintai Dunia: AS Perketat Pintu Masuk dari Wilayah Terdampak Ebola Doc: AFP

LOS ANGELES - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pada Senin (18/5) mengatakan bahwa negara tersebut memperketat pembatasan perjalanan untuk mencegah penyakit Ebola memasuki Amerika Serikat di tengah wabah yang sedang berlangsung di Afrika Timur dan Tengah.

CDC AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Departemen Keamanan Dalam Negeri dan badan federal lainnya untuk menerapkan langkah-langkah guna mengurangi risiko masuknya penyakit Ebola yang disebabkan oleh virus Bundibugyo ke AS.

Langkah-langkah tersebut antara lain mencakup peningkatan pemeriksaan kesehatan masyarakat dan pemantauan terhadap individu yang datang dari area yang terdampak wabah Ebola.

Selain itu adalah pembatasan masuk bagi pemegang paspor non-AS yang pernah berada di Uganda, Republik Demokratik (RD) Kongo, atau Sudan Selatan dalam 21 hari terakhir; serta koordinasi dengan maskapai penerbangan, mitra internasional, dan petugas pelabuhan masuk untuk mengidentifikasi dan menangani pelaku perjalanan yang mungkin telah terpapar virus Ebola.

Disebutkan pula bahwa CDC AS akan memperkuat kegiatan respons perlindungan kesehatan di pelabuhan, pelacakan kontak, kapasitas pengujian laboratorium, dan kesiapsiagaan rumah sakit di tingkat nasional; serta melanjutkan pengerahan personel CDC untuk mendukung upaya penanggulangan wabah di wilayah-wilayah terdampak.

Risiko langsung terhadap masyarakat umum AS saat ini masih rendah, kata badan tersebut, seraya menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi perkembangan situasi dan dapat menyesuaikan langkah-langkah kesehatan masyarakat seiring tersedianya informasi tambahan.

Menurut CDC, saat ini belum ada vaksin untuk virus Bundibugyo, dan pengobatan utamanya berupa perawatan suportif. Hingga Senin, terdapat laporan 11 kasus terkonfirmasi dan 336 kasus suspek termasuk 88 kematian di RD Kongo, serta dua kasus terkonfirmasi termasuk satu kematian di Uganda.

Para pasien mengalami gejala klasik penyakit Ebola seperti demam, sakit kepala, muntah, kondisi tubuh yang sangat lemah, nyeri perut, mimisan, dan muntah darah, papar badan tersebut.

Sebelumnya pada Minggu (17/5), CDC Afrika memperingatkan bahwa wabah ini menimbulkan risiko penyebaran regional yang terus meningkat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...

Tim SAR Lakukan Penyisiran Lokasi Terdampak Gempa

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Tim SAR Lakukan Penyisiran ...

Tenun Goyor Hadapi Tantangan Regenerasi Penenun

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Olahraga
Manchester United Bidik Joa...
Megapolitan
Harga Daging Sapi Melonjak!...

BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa

Penyaluran Bantuan Air Bersih di Semarang

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Penyaluran Bantuan Air Bers...
Ekonomi
Bencana Iklim dan Krisis En...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.