Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Marinus Gea Dorong Universitas Nias Bangun Kepemimpinan Berkarakter Pancasila

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 19:12 WIB | Oleh:
Marinus Gea Dorong Universitas Nias Bangun Kepemimpinan Berkarakter Pancasila Doc: istimewa
Ket. Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Universitas Nias, Jumat (17/7).

NIAS - Anggota MPR RI Marinus Gea menegaskan bahwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila menjadi fondasi utama dalam membangun Universitas Nias (UNIAS) sebagai Center of Excellence.
Hal tersebut disampaikan Marinus saat memberikan materi Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Universitas Nias, Jumat (17/7).

Marinus mengatakan, banyak orang cerdas gagal menjadi pemimpin karena kehilangan kompas moral. Menurutnya, kepemimpinan sejati bukan hanya bertumpu pada kemampuan intelektual, tetapi juga pada nilai, karakter, dan integritas yang berakar pada Pancasila.

"Kepemimpinan bukan sekadar soal kecerdasan intelektual, tetapi tentang nilai, moralitas, dan karakter. Pancasila merupakan kompas moral yang harus menjadi pedoman dalam setiap proses kepemimpinan," ujar Marinus.

Ia juga mengajak sivitas akademika memahami sejarah lahirnya Pancasila secara utuh. 

Menurut Marinus, Pancasila lahir melalui satu rangkaian proses sejarah yang dimulai dari pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945, dilanjutkan dengan Piagam Jakarta 22 Juni 1945, hingga disahkan dalam Pembukaan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945. 

Pemahaman sejarah tersebut kata Marinus penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh distorsi sejarah maupun ideologi yang bertentangan dengan jati diri bangsa.

Marinus menegaskan, Pancasila tidak boleh hanya menjadi simbol atau hafalan di ruang kelas. Sebagai ideologi yang hidup, Pancasila harus diyakini, dipahami, dan diwujudkan dalam tindakan nyata oleh seluruh sivitas akademika.

"Jika Pancasila hanya dihafal, maka Pancasila telah mati secara substantif. Tetapi apabila diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila akan menjadi kekuatan nyata yang mampu membawa perubahan," katanya.

Dalam paparannya, Marinus menyebut gotong royong sebagai sari pati Pancasila. Ia menilai kemajuan Universitas Nias hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen kampus, mulai dari yayasan, rektorat, dosen, mahasiswa hingga tenaga kependidikan, bergerak dalam semangat kolaborasi.

"Universitas yang besar tidak dibangun oleh satu orang hebat, tetapi oleh budaya kerja sama yang kuat. Gotong royong adalah kekuatan utama untuk membawa Universitas Nias menjadi kampus yang unggul," ujarnya.

Marinus kemudian menguraikan lima nilai utama Kepemimpinan Pancasila yang harus menjadi landasan tata kelola perguruan tinggi, yakni Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial. 

Menurutnya, nilai-nilai tersebut akan melahirkan pemimpin yang berintegritas, menjunjung kemanusiaan, mampu mempersatukan perbedaan, mengedepankan musyawarah, serta menghadirkan keadilan dalam setiap kebijakan.

Secara khusus, Marinus menitipkan pesan kepada pimpinan Universitas Nias agar memaknai jabatan sebagai amanah untuk membangun kualitas akademik sekaligus membentuk karakter generasi muda. 

Ia menegaskan bahwa ukuran Center of Excellence tidak hanya dilihat dari megahnya gedung atau banyaknya mahasiswa, tetapi dari integritas, kualitas riset, pelayanan yang transparan, pengabdian kepada masyarakat, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Event Jakarta Akhir Pekan 18-19 Juli 2026: Ada Flying Trapeze hingga Diskon FJGS

Event Jakarta Akhir Pekan 18-19 Juli 2026: Ada Flying Trapeze hingga Diskon FJGS

17 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.