Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan 10 Rudal Storm Shadow dari Jet Tempur Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi Antiklimaks, Bandara Yaman Tetap Beroperasi

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Hujan 10 Rudal Storm Shadow dari Jet Tempur Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi Antiklimaks, Bandara Yaman Tetap Beroperasi Doc: Istimewa
Ket. Sekitar 10 rudal Storm Shadow ditembakkan dari pesawat tempur Eurofighter Typhoon Saudi dengan sasaran utama melumpuhkan landasan pacu bandara.

SANA'A – Rudal jelajah Storm Shadow, yang selama ini dikenal sebagai salah satu senjata presisi andalan Eropa, dilaporkan gagal mencapai tujuan dalam serangan Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi terhadap Bandara Internasional Sana'a, Yaman.

Menurut laporan Military Watch Magazine, sekitar 10 rudal Storm Shadow ditembakkan dari pesawat tempur Eurofighter Typhoon Saudi dengan sasaran utama melumpuhkan landasan pacu bandara. Namun hasilnya jauh dari harapan. Sejumlah rudal dilaporkan meleset dari target, sehingga kerusakan yang ditimbulkan tidak cukup untuk menghentikan operasional bandara.

Kegagalan tersebut menjadi sorotan karena Storm Shadow selama ini dipromosikan sebagai rudal jelajah berpresisi tinggi hasil pengembangan bersama Inggris dan Prancis. Rudal ini dirancang mampu menembus pertahanan udara musuh sebelum menghancurkan target bernilai strategis seperti bunker, pusat komando, hingga fasilitas pangkalan udara.

Storm Shadow juga dibekali hulu ledak tandem BROACH, yang memang dirancang untuk menembus struktur beton bertulang dan menghasilkan kerusakan besar pada infrastruktur yang diperkuat.

Serangan sekitar sepuluh rudal itu diperkirakan menghabiskan amunisi berpemandu presisi senilai sekitar 20 juta dolar AS. Namun, investasi besar tersebut tidak menghasilkan dampak strategis yang diharapkan.

Ini bukan kali pertama efektivitas Storm Shadow dipertanyakan. Dalam perang Ukraina, rudal tersebut juga disebut menghadapi tantangan serius akibat kemampuan perang elektronik Rusia, yang diklaim berhasil mengganggu sistem pemandu sejumlah rudal sehingga gagal mencapai sasaran.

Meski demikian, melumpuhkan sebuah landasan pacu memang bukan tugas yang mudah. Kawah akibat ledakan biasanya dapat diperbaiki dalam waktu relatif singkat oleh tim teknik militer, kecuali jika serangan juga menghancurkan jalur taksi, gudang bahan bakar, hanggar, serta fasilitas pendukung lainnya.

Karena itu, kegagalan Storm Shadow menonaktifkan landasan pacu secara efektif dinilai cukup mengejutkan, mengingat rudal ini memang dirancang khusus untuk merusak infrastruktur penting secara permanen.

Laporan itu juga menyoroti taktik yang digunakan Angkatan Udara Saudi. Pesawat Eurofighter disebut meluncurkan rudal dari jarak aman, tanpa mendekati wilayah sasaran. Strategi ini mengurangi risiko terhadap pesawat penyerang, tetapi sekaligus menunjukkan adanya kekhawatiran terhadap kemampuan pertahanan udara Yaman.

Dalam beberapa tahun terakhir, jaringan pertahanan udara Yaman diklaim berkembang semakin terintegrasi dan mampu memberikan ancaman nyata bagi pesawat tempur maupun drone lawan. Berbagai laporan sebelumnya bahkan menyebut sistem tersebut telah berhasil menjatuhkan sejumlah pesawat dan drone milik Amerika Serikat serta sekutunya di kawasan, termasuk pesawat tempur Eurofighter dan F-15 yang dioperasikan Arab Saudi.

Apabila laporan ini terbukti akurat, kegagalan serangan ke Bandara Internasional Sana'a dapat menjadi pukulan terhadap reputasi Storm Shadow sebagai salah satu rudal jelajah paling canggih yang dimiliki negara-negara Eropa. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Arab Saudi maupun pihak produsen rudal yang mengonfirmasi hasil operasi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival

Pemerintah tunda penerapan pajak lokapasar

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Pemerintah tunda penerapan ...
Olahraga
PSG Siapkan Tawaran 1,6 Tri...
Olahraga
Duel 5 Pembalap di MotoGP I...

Produksi Bendera Merah Putih di Kota Kediri

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Produksi Bendera Merah Puti...
Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.