Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bogor Minta Pejabat Baru Kawal Percepatan Proyek Prioritas

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 19:20 WIB | Oleh:
Wali Kota Bogor Minta Pejabat Baru Kawal Percepatan Proyek Prioritas Doc: antara foto
Ket. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim melantik 15 pejabat administrator dan pengawas.

KOTA BOGOR - Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengingatkan kepada 15 pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik, untuk mengawal percepatan proyek prioritas daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dedie melantik 15 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Jumat (17/7).

Ia mengatakan rotasi dan alih tugas dilakukan untuk menempatkan aparatur sesuai kompetensi, potensi, latar belakang, dan pengalaman sehingga mampu menjawab kebutuhan organisasi serta harapan masyarakat.

"Keinginan masyarakat itu datangnya bertubi-tubi. Jadi saya akan terus melaksanakan proses rotasi, mutasi, maupun promosi dalam waktu dekat dengan penuh harapan agar apa yang diharapkan masyarakat terwujud," kata Dedie.

Menurut dia, penempatan pejabat tidak didasarkan atas usulan maupun permintaan, melainkan untuk memastikan pemerintah mampu melaksanakan tugas sesuai harapan masyarakat.

Dedie meminta para pejabat baru segera mengawal sejumlah program prioritas di bidang kesehatan, kesejahteraan masyarakat, lingkungan hidup, penataan aset, pendidikan, infrastruktur, kewilayahan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Khusus kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dedie menginstruksikan percepatan implementasi Sistem Manajemen Aset Daerah (SIMASDA) agar pengelolaan aset pemerintah dilakukan secara terintegrasi dan berbasis digital.

"Setelah ini dilakukan percepatan, maka bisa terlihat mana yang sudah termanfaatkan dengan baik, mana saja yang harus ditingkatkan, mana lokasi strategis. Aset itu kan ada ribuan, makanya harus tersistem, harus didigitalisasi," ujarnya.

Ia mengatakan digitalisasi aset akan memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus menjadi basis data yang dapat diintegrasikan ke dalam command center Kota Bogor.

Di sektor lingkungan hidup, Dedie juga meminta pejabat terkait mengawal pembangunan dua proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), yakni PSEL Galuga untuk Bogor Raya dan PSEL Kayumanis.

"Ini dua proyek yang menurut saya harus betul-betul dikawal, karena ada kaitan dengan pemerintah pusat, ada kaitan dengan Danantara, PLN, kemudian juga pelaksana kegiatan ada dua," katanya.

Selain itu, ia meminta percepatan pembangunan SMAN 11, jalan lingkar Regional Ring Road (R2), instalasi pengolahan air limbah (IPAL) skala kota, penataan pedagang kaki lima, serta pendataan masyarakat miskin agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

Dedie berharap para pejabat yang menempati posisi baru dapat menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lapangan dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
Memperkuat penanganan karhu...

Bakti kesehatan Polri di Polres Jombang

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Bakti kesehatan Polri di Po...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.