Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Delapan Siswi Tenggelam di Garut, Satu di Antaranya Meninggal Dunia

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 19:33 WIB | Oleh:
Delapan Siswi Tenggelam di Garut, Satu di Antaranya Meninggal Dunia Doc: antara foto
Ket. Lokasi tenggelamnya delapan siswi di kolam penampungan mata air di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

GARUT - Kepolisian Resor (Polres) Garut menurunkan tim untuk melakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait insiden delapan siswi, satu di antaranya meninggal dunia karena tenggelam saat berenang di kolam penampungan mata air di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Sudah dilakukan pemeriksaan kepada saksi, olah TKP (tempat kejadian perkara), pemasangan police line," kata Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Jumat (17/7).

Ia menuturkan, insiden maut itu terjadi di kolam penampungan mata air di Kampung Cibolang, Desa Cidatar, Garut, Kamis, (16/7) siang.

Sebanyak delapan siswi MTs Miftahul Ulum Cigedug itu, kata dia, seusai kegiatan sekolah langsung berenang di kolam tersebut, tanpa diduga mereka justru tenggelam.

"Setelah selesai kegiatan tadabur alam, para pelajar berenang," katanya.

Akibat kejadian itu, kata Adhi, satu siswi yakni Siti Jamilah (14) Kelas 9 warga Kecamatan Cigedug meninggal dunia, sedangkan tujuh teman lainnya berhasil diselamatkan.

"Tujuh pelajar lainnya dapat diselamatkan, sedangkan korban tenggelam dan dinyatakan meninggal dunia," katanya.

Ia menyampaikan, kepolisian yang mendapatkan laporan insiden tersebut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara untuk kepentingan penyelidikan dengan hasil sementara murni karena kecelakaan.

"Tidak ada (unsur pidana), murni kecelakaan," katanya.

Pihak keluarga korban, kata dia, tidak mau melaporkan peristiwa tersebut untuk diproses hukum lebih lanjut, dan menganggap sebagai musibah.

"Pihak keluarga tidak mau melaporkan dan menganggap kejadian ini sebagai musibah atau takdir," katanya.

Sampai saat ini, kepolisian masih memasang garis polisi dan mengosongkan air dalam kolam tersebut agar tidak ada orang yang masuk ke kawasan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Gol-Gol Menegangkan! Barcel...
Megapolitan
Jakarta Berawan Kamis Pagi,...
Olahraga
Tijjani Reijnders Gabung Kl...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.