Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Siapkan Desain Ideal Penataan Daerah

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 03:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Siapkan Desain  Ideal Penataan Daerah Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memaparkan arah kebijakan pemerintah pusat dalam Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/7/2026).

MATARAM – Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) saat ini sedang menyiapkan desain formasi ideal jumlah provinsi, kabupaten, dan kota sebagai arah baru dalam tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan Desain Besar Penataan Daerah atau Desertada tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026 sesuai mandat dari Komisi II DPR RI.

“Akhir Desember ini, insyaallah kami sampai pada satu formasi ideal berapa provinsi, berapa kota, dan berapa kabupaten yang ideal bagi Indonesia,” ujar Bima dalam Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/7).

Kementerian Dalam Negeri saat ini sedang mengkaji kembali berbagai aspek hubungan kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah sehingga masukan dari kepala daerah menjadi bahan penting dalam penyusunan desain besar tersebut.

Bima Arya menuturkan keluhan yang disampaikan kepala daerah dalam forum resmi maupun komunikasi informal selalu ditampung untuk merumuskan hubungan kewenangan pusat dan daerah agar lebih ideal di masa depan.

“Di setiap warung kopi, kalau ngumpul sama kepala daerah pasti dengar curhat. Kami tampung semua (curhat) terkait dengan kewenangan pusat dan daerah yang ideal hari ini dan masa depan,” ucapnya.

Desain Besar Penataan Daerah juga berkaitan dengan kebijakan fiskal, terutama formula dana bagi hasil (DBH) dan dana alokasi umum (DAU).

Bima Arya menegaskan penyusunan desain besar tersebut diselaraskan dengan revisi Undang-Undang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Kementerian Dalam Negeri saat ini telah menerima 375 usulan daerah otonomi baru (DOB). Pemerintah pusat tidak hanya mempertimbangkan pembentukan daerah baru, melainkan juga mengevaluasi kinerja daerah yang telah berstatus otonom.

“(Sebanyak) 375 daerah otonomi baru desakannya kuat. Kami sampaikan jangankan yang baru, yang lama saja banyak yang harus kami evaluasi dan mungkin malah merger karena by performance,” kata Bima Arya.

“Ketika sudah otonom malah mundur dalam beberapa hal yang sangat signifikan,” imbuhnya.

Desain Besar Penataan Daerah juga berkaitan dengan pemilihan kepala daerah dan pemilihan umum. Pemerintah pusat sedang mengkaji apakah konfigurasi otonomi daerah yang baru memerlukan penyesuaian terhadap mekanisme pilkada maupun daerah pemilihan.

Formulasi Remunerasi

Kemendagri saat ini juga tengah menyusun formulasi remunerasi kepala daerah melalui opsi peningkatan pagu upah pungut, penambahan biaya operasional, hingga pengaturan insentif dari badan usaha milik daerah sebagai salah satu upaya menekan praktik korupsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.