Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Ada Celah! Pengamat Desak Pemkot Bandung Transparan Kelola PJU

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Ada Celah! Pengamat Desak Pemkot Bandung Transparan Kelola PJU Doc: ANTARA/ Ricky Prayoga.
Ket. Arsip - Situasi Jalan Braga dengan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kota Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG – Pengelolaan penerangan jalan umum (PJU) yang efektif tidak hanya berperan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga menjadi bagian penting dari efisiensi pengelolaan energi dan tata kelola perkotaan.

Dengan memanfaatkan teknologi seperti lampu LED dan sistem kendali pintar (smart lighting), pemerintah daerah dapat menekan konsumsi listrik sekaligus mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan.

Namun, keberhasilan pengelolaan PJU juga bergantung pada perencanaan yang baik, pendataan aset yang akurat, serta keberlanjutan pendanaan. Karena itu, modernisasi PJU perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang yang mendukung pelayanan publik, keamanan, dan pembangunan kota yang lebih berkelanjutan.

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengingatkan Pemerintah Kota Bandung, Jabar, menjaga transparansi dan membersihkan celah korupsi seiring rencana penerapan skema investasi buy the service (BTS) dalam pengelolaan penerangan jalan imum (PJU).

Penerapan skema pembiayaan kreatif yang meniru kesuksesan proyek alat penerangan jalan di Kabupaten Madiun, Jatim, ini, dinilai rawan menjadi ajang korupsi apabila tidak dikawal dengan tata kelola yang bersih sejak tahap awal perencanaan.

"Yang harus dicegah sejak awal adalah praktik minta jatah atau mark up. Jangan sampai operator diminta setor persentase tertentu. Kalau itu terjadi, tujuan program yang sebenarnya justru hilang," kata Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan dan Penguatan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno di Bandung, Kamis (16/7).

Djoko menilai langkah Pemkot Bandung mengadopsi skema investasi pihak ketiga ini sangat positif sebagai terobosan fiskal daerah agar tidak melulu ketergantungan pada APBD.

Namun, ia mengingatkan daya tahan program ini sepenuhnya bertumpu pada integritas birokrasi, di mana investor harus mendapat kepastian usaha tanpa beban pungutan liar.

Menurut dia, jika iklim kerja sama berjalan dengan jujur dan adil, maka Kota Bandung dan masyarakat yang akan memanen keuntungan terbesar lewat fasilitas lampu jalanan yang lebih berkualitas, awet, dan meminimalisasi kawasan gelap di perkotaan.

Demi menjamin proyek PJU komersial ini tidak menyimpang, MTI meminta pengawasan berlapis segera diaktifkan dengan tidak hanya mengandalkan institusi formal seperti Inspektorat atau Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), melainkan wajib membuka ruang intervensi bagi publik dan pers.

"Pengawasan harus berlapis. Ada inspektorat, ada BPK, kemudian masyarakat dan media juga ikut mengawasi. Justru itu yang membuat tata kelola tetap sehat," ujar Djoko.

Di sisi lain, Djoko mendesak pemerintah pusat juga untuk tidak bersikap pasif dan kaku dalam membatasi ruang fiskal daerah yang sedang berinovasi.

Kementerian terkait juga diminta aktif menjemput bola untuk menyebarluaskan dan mereplikasi model pembiayaan yang sukses di satu daerah ke daerah lainnya secara serentak.

"Kalau ada satu daerah yang berhasil dengan skema pembiayaan yang kreatif, pemerintah pusat seharusnya langsung menyampaikan informasi itu ke daerah lain. Jangan menunggu. Katakan bahwa daerah ini berhasil, silakan dipelajari supaya bisa diterapkan secara serentak di seluruh Indonesia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.