Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Tangerang Diingatkan Potensi Kemunculan 4 Penyakit Pascalebaran

📅 Senin, 23 Mar 2026, 12:42 WIB | Oleh:
Warga Tangerang Diingatkan Potensi Kemunculan 4 Penyakit Pascalebaran Doc: ist
Ket. cermati penyakit pascalebaran

TANGERANG – Masyarakat Tangerang diingatkan untuk mencermati potensi kemunculan penyakit usai lebaran. Saat Lebaran seringkali membuat aktivitas dan pola makan sebagian besar masyarakat menjadi tidak teratur bahkan sampai mengalami keluhan kesehatan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang drg. Sari Nur Arofah menuturkan, masyarakat perlu mewaspadai sejumlah potensi penyakit yang mengintai setelah melewati perayaan momentum Lebaran. 

"Kita sangat perlu mewaspadai sejumlah potensi penyakit yang bisa muncul setelah perayaan Lebaran biasanya pengaruhi perubahan pola makan, kurang istirahat, serta sejumlah faktor lainnya yang dapat mempengaruhi daya tahan tubuh menjadi lebih rentan," ujar Sari.

Berikut ini sejumlah potensi penyakit yang muncul setelah momentum Lebaran:

1. Wasir

Pertama, potensi penyakit wasir dapat muncul diakibatkan pola makan yang tidak teratur di tengah momentum perayaan Lebaran.

Salah satu pola makan yang dapat menyebabkan munculnya penyakit wasir adalah mengonsumsi makanan yang cenderung minim kandungan serat seperti kue-kue Lebaran dan sebagainya. Oleh karenanya, masyarakat tetap disarankan mengonsumsi buah atau sayur setiap hari termasuk di momentum perayaan Lebaran.

2. Gula Darah

Kedua, potensi lonjakan gula darah menjadi keluhan kesehatan yang sering ditemukan setelah momentum perayaan Lebaran. 

Hal ini dipicu oleh sejumlah makanan khas Lebaran yang mengandung gula dengan kadar yang cukup tinggi seperti kue kering, camilan, sampai minuman manis yang sering disajikan saat Lebaran.

3. Kolestrol

Ketiga, potensi lonjakan kolestrol selama momentum perayaan Lebaran yang diakibatkan oleh kandungan lemak dan santan dari sejumlah makanan khas Learan seperti opor, rendang, dan sebagainya.

Hal ini bisa berdampak memicu sejumlah penyakit berbahaya lainnya seperti serangan jantung, stroke, arteri perifer, darah tinggi, batu empedu, dan sebagainya terutama dialami oleh masyarakat dengan kelompok usia manula.

4. Flu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.