Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

178 Ribu Tiket Terjual: Whoosh Menjadi Pilihan Masyarakat Bersilaturahmi Saat Lebaran

📅 Minggu, 22 Mar 2026, 19:24 WIB | Oleh: Tim Redaksi
178 Ribu Tiket Terjual: Whoosh Menjadi Pilihan Masyarakat Bersilaturahmi Saat Lebaran Doc: Antara
Ket. PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan masyarakat memilih kereta cepat Whoosh sebagai moda transportasi untuk bersilaturahmi kepada keluarga di Bandung ataupun sebaliknya di Jakarta saat Lebaran

JAKARTA- PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan masyarakat memilih kereta cepat Whoosh sebagai moda transportasi untuk bersilaturahmi kepada keluarga di Bandung ataupun sebaliknya di Jakarta saat Lebaran.

General Manager Corporate Secretary PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa mengatakan bahwa ini sudah Lebaran tahun ketiga yang dilewati oleh Whoosh sejak beroperasi perdana secara komersial pada Oktober 2023.

"Jadi mungkin meskipun jaraknya jauh tapi karena memang waktu tempuhnya itu hanya sekitar 30-47 menit sehingga banyak masyarakat yang mungkin lebih memilih menggunakan Whoosh itu untuk bersilaturahmi pada saat hari Lebaran," ujar Eva Chairunisa di Jakarta, Minggu (22/3)

Masyarakat menggunakan kereta cepat Whoosh sebagai moda transportasi untuk bersilaturahmi ke keluarga yang ada di Bandung atau sebaliknya di Jakarta, karena perjalanan menggunakan Whoosh dari Jakarta ke Bandung maupun sebaliknya memiliki waktu tempuh yang relatif singkat.

"Jadi kalau kita melihat di hari kedua Lebaran ini sepertinya sebagian itu ada yang memang secara khusus untuk bersilaturahmi ke keluarga masih ada, tapi sudah mulai ada juga yang mungkin berwisata," kata Eva.

Dia juga menyampaikan untuk perjalanan hari ini, Minggu 22 Maret 2026, volume penumpang Whoosh diprediksi akan mencapai lebih dari 21 ribu seiring penjualan yang masih berlangsung hingga keberangkatan terakhir.

Adapun peningkatan volume mulai terlihat sejak tanggal 18 Maret. Secara kumulatif, penjualan tiket Whoosh selama masa Angkutan Lebaran pada periode 13 hingga 30 Maret 2026 telah mencapai sekitar 178 ribu tiket dan diproyeksikan akan terus meningkat hingga momen liburan berakhir.

Sebagai informasi, PT KCIC menyiagakan sebanyak 551 personel pengamanan mobilitas mudik Lebaran 2026 untuk menjaga kelancaran masa angkutan hari raya.

Eva mengatakan KCIC berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat selama periode angkutan Lebaran.

Eva menjelaskan personel pengamanan tersebut terdiri atas petugas pengamanan internal KCIC, petugas pengamanan operasional, serta dukungan dari TNI dan Polri yang ditempatkan di stasiun, jalur operasional, hingga area depo.

Untuk memastikan operasional dan pelayanan berjalan optimal selama angkutan Lebaran, KCIC juga menyiagakan berbagai personel operasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Buka ...

YLKI Desak Pemerintah Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
YLKI Desak Pemerintah Turun...

Menhub dan Gubernur Jakarta Resmikan Stasiun JIS

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Megapolitan
Menhub dan Gubernur Jakarta...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.