Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandar Asing Produksi Etomidate, Akhirnya Digerebek

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 11:42 WIB | Oleh:
Bandar Asing Produksi Etomidate, Akhirnya Digerebek Doc: ist
Ket. barang terlarang

JAKARTA – Bandar-bandar asing mulai menggunakan Indonesia tak hanya pasar, tapi juga tempat memproduksi barang terlarang. ​Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar laboratorium rahasia (clandestine lab) pembuat narkotika golongan II jenis etomidate jaringan internasional di wilayah Tangerang dan Jakarta Utara.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David menjelaskan ​pengungkapan kasus tersebut berawal dari penindakan di Apartemen Tokyo Riverside, Kabupaten Tangerang, Banten, yang kemudian dikembangkan ke Apartemen Gold Coast di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara pada Minggu (9/8).

"​Dalam operasi ini, menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal China yang bertindak sebagai pembuat sekaligus pengedar," kata David dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Ia menambahkan pelaku diketahui telah beroperasi selama kurang lebih satu bulan dan telah menyebarkan sedikitnya 15.000 cartridge vape bermuatan etomidate di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"​Dalam penindakan tersebut, petugas menyita barang bukti berupa 350 pieces cartridge etomidate siap pakai serta 2,8 kilogram bahan baku pembuatannya," katanya.

​Ahmad juga menjelaskan bahan baku sebanyak 2,8 kilogram tersebut diperkirakan dapat diolah menjadi sekitar 14.000 unit cartridge vape yang mengandung etomidate. Berdasarkan hasil pemeriksaan, bahan baku tersebut diimpor dari Vietnam.

​Mengenai modus operandi, pelaku menyamarkan laboratorium dengan mendesain ruangan tertentu di dalam kamar apartemen agar terlihat seperti hunian biasa.

​"Pemasaran dilakukan menggunakan sistem drop point atau drop box, sedangkan komunikasi transaksi memanfaatkan media sosial," ujar Ahmad.

​Ia pun mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan indikasi peredaran gelap narkotika di lingkungannya.

Masing-masing pihak diimbau menjauhi narkoba demi menyelamatkan generasi muda Indonesia.

"​Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti dan alat pendukung produksi telah diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.