Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Emas Indonesia Diduga Bakal Diselundupkan ke Dua Negara Berikut

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 12:04 WIB | Oleh:
Emas Indonesia Diduga Bakal Diselundupkan ke Dua Negara Berikut Doc: ist
Ket. bakal diselundupkan

JAKARTA – Emas seberat 23 Kilogram nyaris lolos dari Indonesia. Diduga emas tersebut akan diselundupkan keluar Indonesia menuju Tiongkok dan Uni Emirat Arab.

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengungkapkan bahwa Tiongkok dan Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) diduga menjadi negara utama tujuan para sindikat dalam penyelundupan puluhan kilogram emas ilegal dari Indonesia.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang di Tangerang, Kamis mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan terhadap para tersangka penyelundupan emas 23,793 kilogram (Kg) dengan senilai Rp63 miliar ini diketahui terdapat dua negara utama yang menjadi destinasi pengiriman emas ilegal tersebut.

"Sebagian besar pengiriman diarahkan menuju Hong Kong, sementara sebagian lainnya dikirim ke Dubai," katanya.

Ia bilang, bahwa Dubai saat ini dinilai menjadi salah satu titik poin penting dalam peta peredaran emas global, yang nantinya berpotensi masuk kembali ke pasaran di India maupun negara-negara lainnya. Di mana, sebelum diedarkan emas-emas tersebut kemungkinan besar, akan menjalani proses pengolahan ulang.

"Sementara kemungkinan besar akan dijadikan perhiasan, akan dilebur lagi di sana. Kemungkinan besar akan seperti itu, karena itu dilakukan di negara tujuannya," tambahnya.

Hengky mengungkapkan, dalam penanganan perkara penyelundupan emas yang dilakukan tujuh orang warga negara asing (WNA) China ini diketahui mereka hanya bertindak sebagai kurir yang dikendalikan oleh jaringan tertentu.

Mereka, katanya, bekerja atas perintah pihak lain yang mengatur segala aspek pertemuan hingga proses membawa barang haram tersebut sampai ke luar negeri.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus melakukan pengembangan dan penyidikan mendalam guna membongkar tuntas jaringan di balik upaya penyelundupan emas ilegal ini.

"Para pelaku ini yang kita tangkap, mereka adalah statusnya kurir, karena mereka masuk ke dalam jaringan, kemudian ada yang memerintahkan, ada yang mengatur pertemuan, membawanya sampai dengan ke luar negeri," kata dia.

Sebelumnya, Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), berhasil mengungkap upaya penyelundupan emas dengan total berat mencapai 23,793 kilogram (Kg) senilai Rp63 miliar dengan melibatkan tujuh orang warga nagara asing (WNA) asal China dan seorang WNI.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini dilakukan atas kerjasama antara Aviation Security (Avsec) pada periode 11 Agustus 2026.

Di mana, lanjutnya, dalam waktu kurang dari 24 tim gabungan mendapati dua modus penyelundupan emas yang berbeda di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

"Dalam waktu kurang dari 24 jam Bea Cukai menghadapi dua modus berbeda. Yang pertama penyelundupan emas seberat 99,99 persen atau 24 karat penyembunyian kelamin wanita dan anus. Pada kasus berikutnya mereka menemukan kasus pemanfaatan oknum ground handling untuk membawa emas kepada penumpang," jelasnya.

Dalam penanganan perkara penyelundupan barang ekspor kategori emas ini menggunakan modus operandi baru yang menggunakan pola penyelundupan yang biasa digunakan pada kasus narkotika oleh tujuh orang penumpang berkewarganegaraan China yang hendak bertolak ke Hong Kong menggunakan penerbangan CX798 dan GA860.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
  • RAPBN 2027 di Depan Mata, Investor Menanti Jawaban Pemerintah soal Arah Ekonomi Indonesia
    Preview komentar:
    Sejalan dengan kehati-hatian fiskal yang disepakati Banggar DPR ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival

Petugas BPK Terima Uang dalam Kasus Kereta Api

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Petugas BPK Terima Uang dal...
Megapolitan
Emas Indonesia Diduga Bakal...
Nasional
Uang Sebanyak Rp360 Triliun...

SD dan SMP Demak Akan Menjadi Sekolah Inklusif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
SD dan SMP Demak Akan Menja...
Megapolitan
Bandar Asing Produksi Etomi...

Kambing dan Domba Lokal Kaltim Akan Jadi Unggulan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kambing dan Domba Lokal Kal...
Rona
Sampah, Teknologi Pemusnah ...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Daftar Event Jakarta 14–17 Agustus 2026, Sambut Semarak HUT ke-81 RI

Daftar Event Jakarta 14–17 Agustus 2026, Sambut Semarak HUT ke-81 RI

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.