Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wakapolri: Ratusan Ribu Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2026

📅 Senin, 02 Mar 2026, 14:58 WIB | Oleh:
Wakapolri: Ratusan Ribu Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2026 Doc: Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo

JAKARTA – Wakapolri Komjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari mulai 13 hingga 29 Maret 2026. Sebanyak 161.243 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

‎"Pelaksanaan operasi dilakukan secara terpusat dengan dukungan lintas kementerian dan lembaga terkait. Fokus pengamanan diarahkan pada jalur utama mudik, pelabuhan, terminal, bandara, dan pusat aktivitas masyarakat," kata Wakapolri usai Rakor Lintas Sektoral Bidang Operasional di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Jakarta, Senin (2/3).

Ia memprediksi, puncak arus mudik terbagi dalam dua gelombang berdasarkan analisis lalu lintas nasional. Gelombang pertama diperkirakan terjadi 14–15 Maret, sedangkan gelombang kedua pada 18–19 Maret 2026.

“Puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 25–26 Maret sebagai gelombang pertama. Sedangkan, gelombang kedua arus balik diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026,” kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas di ruas tol dan arteri nasional. Penerapan ganjil genap, one way, contraflow, serta buffer zone pelabuhan akan dilakukan secara situasional.

‎"Selain itu, kami juga membentuk tim quick response untuk mengantisipasi situasi kontingensi di lapangan. Langkah tersebut diambil agar respons terhadap gangguan keamanan maupun kemacetan dapat berlangsung cepat dan terukur," kata dia.

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, memastikan Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan. Menurut dia, kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas semata.

“Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir dan Polri hadir memastikan Ramadan dan Idulfitri berjalan aman, tertib, serta kondusif,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (28/2).

Ia pun menekankan, pengamanan tidak hanya pada arus kendaraan, tetapi juga aspek keselamatan dan keamanan masyarakat. Oleh sebab itu, koordinasi lintas sektor dilakukan agar potensi gangguan kriminalitas dapat ditekan.

“Operasi Ketupat bukan hanya soal lalu lintas, tetapi keselamatan dan keamanan pemudik. Kami ingin masyarakat merasakan perjalanan yang aman dan nyaman,” kata dia.

Adapun, Polri menetapkan tagline 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia' sebagai semangat pelayanan. Tagline tersebut menjadi pedoman seluruh jajaran dalam memberikan perlindungan dan pengamanan maksimal kepada masyarakat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
Pimpinan DPR menerima audiensi AMPB

Pimpinan DPR menerima audiensi AMPB

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.