Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

India Bangun Bandara Militer di Samudra Hindia untuk Tandingi Tiongkok

📅 Senin, 02 Mar 2026, 02:40 WIB | Oleh:
India Bangun Bandara Militer di Samudra Hindia untuk Tandingi Tiongkok Doc: Istimewa
Ket. Devendra Kumar Joshi

NEW DELHI - India akan membangun bandara militer baru di Kepulauan Andaman dan Nicobar dengan biaya 150 miliar rupee dan secara bersamaan memperpanjang landasan pacu dari dua landasan udara militer yang sudah ada, sebuah peningkatan kekuatan yang bertujuan untuk melawan perluasan kehadiran Tiongkok di Samudra Hindia.

Bandara baru, yang juga akan digunakan untuk pariwisata, akan dibangun di Pulau Great Nicobar, bagian paling selatan kepulauan tersebut, sekitar 74 kilometer dari Selat Malaka, salah satu titik strategis maritim tersibuk di dunia. Proyek ini sendiri terletak di wilayah yang sensitif secara ekologis.

Setelah disetujui oleh kabinet federal, pembangunan tersebut akan diarahkan oleh Kementerian Pertahanan, kata Devendra Kumar Joshi, administrator utama gugusan pulau tersebut, di New Delhi pada Jumat (27/2) lalu.

“Kami memperkirakan penerbangan pertama akan mulai beroperasi sekitar tiga tahun lagi,” ucap Joshi. Joshi, mantan kepala Angkatan Laut India, membahas hal ini di United Services Institution of India, sebuah lembaga pemikir yang didukung oleh kementerian pertahanan. Lapangan terbang baru ini akan memiliki dua landasan pacu dan dapat menampung pesawat besar termasuk penerbangan sipil, kata dia.

Sekitar sepertiga perdagangan global dan sebagian besar impor energi Tiongkok, melewati selat tersebut yang telah menjadi titik tumpu strategis karena Beijing berupaya mendapatkan pengaruh di Indo-Pasifik. Pentingnya hal ini memberi New Delhi insentif yang kuat untuk memantau, dan berpotensi mengendalikan, lalu lintas pengiriman antara Samudra Hindia dan Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Memperluas infrastruktur militer akan meningkatkan kemampuan India untuk melacak pergerakan Angkatan Laut Tiongkok dan melindungi kabel komunikasi bawah laut. Bagi Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Australia, upaya ini menyoroti peran India sebagai benteng regional melawan Tiongkok.

Sebuah instalasi militer India di pulau kecil paling utara juga akan direnovasi, dengan landasan pacunya diperpanjang untuk mengakomodasi pesawat yang lebih besar.

Menurut Joshi, dua lapangan terbang lainnya di kepulauan tersebut, termasuk yang berada di ibu kota pulau, Sri Vijaya Puram (sebelumnya bernama Port Blair) akan menjalani peningkatan serupa.

India mengoperasikan sejumlah besar pesawat pengintai maritim jarak jauh buatan AS dan baru-baru ini menyetujui pembelian enam pesawat tambahan, lapor Bloomberg News.

Pesawat-pesawat tersebut diperkirakan akan dapat beroperasi dari fasilitas-fasilitas ini. ST/Bloomberg/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Ekonomi
DPR Setujui Pembahasan Lanj...
Luar Negeri
AI Jadi Teman Baru Gen Z? I...

KUR Perkuat Pengembangan 511 Ribu UMKM

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
KUR Perkuat Pengembangan 51...

Magetan Optimalkan Ratusan Sumur Pompa untuk Irigasi Sawah

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Magetan Optimalkan Ratusan ...
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.