Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Perkuat Cadangan Air Bersih Hadapi Musim Kemarau

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Perkuat Cadangan Air Bersih Hadapi Musim Kemarau Doc: Diskominfo Kota Tangerang/ALWAN ARDIANSYAH

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Perumda Tirta Benteng memperkuat kesiapan pasokan air bersih untuk mengantisipasi dampak musim kemarau.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap dapat terpenuhi apabila terjadi penurunan ketersediaan air di sejumlah wilayah.

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang, Doddy Effendy, mengatakan bersama BPBD telah berkoordinasi dengan Perumda Tirta Benteng untuk memastikan kesiapan sumber air bersih apabila masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.

"Teman-teman PDAM sudah siap dengan reservoirnya kalau kita membutuhkan. Ke depan mudah-mudahan kita bisa mengambil opsi-opsi lain yang bisa mendekatkan ke area-area warga. Ini yang sedang dan terus kita maksimalkan,” ungkap Doddy, Selasa (18/8).

Menurut Doddy, kesiapan cadangan air bersih menjadi bagian penting dari mitigasi karena masih terdapat sejumlah wilayah yang belum sepenuhnya terlayani jaringan air bersih. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang dan masyarakat yang mengandalkan air tanah mulai mengalami penurunan debit.

Masyarakat yang mulai mengalami gangguan ketersediaan air, seperti debit sumur yang semakin kecil, dapat segera melaporkan kondisi tersebut kepada kelurahan, BPBD Kota Tangerang maupun layanan darurat 112.

”Atau dapat langsung menghubungi call center Perumda Tirta Benteng di nomor 1500041 atau melalui WhatsApp 0811-6121-095 dengan chat only,” jelas Doddy.

Pemkot Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Penggunaan air sesuai kebutuhan serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan air dan mengurangi dampak musim kemarau.

Doddy mengajak masyarakat tidak menunggu hingga kondisi menjadi darurat untuk melaporkan gangguan ketersediaan air.

"Kalau mulai terjadi gangguan terhadap ketersediaan air, segera laporkan. Kami akan berupaya memberikan pelayanan secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu secara signifikan," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.