Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jajaki Kerja Sama Baru, Indonesia Siap Promosikan Budaya ke Kanada

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 20:45 WIB | Oleh:
Jajaki Kerja Sama Baru, Indonesia Siap Promosikan Budaya ke Kanada Doc: AFP

JAKARTA - Indonesia menegaskan komitmen memperkuat hubungan dengan Kanada, khususnya Provinsi British Columbia (BC), melalui tindak lanjut hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Ottawa pada September 2025.

Duta Besar RI untuk Kanada Muhsin Syihab menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan dengan pejabat BC di Victoria, yang turut dihadiri Konsul Jenderal RI Vancouver Nina Kurnia Widhi dan Sekretaris Parlemen Bidang Perdagangan Paul Choi.

Menurut pernyataan pers KBRI Ottawa yang diterima Sabtu malam, disebutkan bahwa Muhsin menekankan pentingnya memaksimalkan peluang kerja sama yang terbuka setelah penandatanganan Indonesia–Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA), termasuk perdagangan, investasi, pendidikan, dan pertukaran budaya.

Ia juga mengusulkan penguatan konektivitas masyarakat melalui pertukaran mahasiswa, kolaborasi seni budaya, serta peningkatan kunjungan pemerintah dan parlemen. Muhsin bahkan mendorong pembentukan grup persahabatan legislatif untuk mempererat komunikasi antarlembaga.

“Kunjungan pejabat pada tingkat tinggi seperti Menteri yang membawa delegasi bisnis ke Indonesia, akan memberikan pesan kuat bahwa Kanada, khususnya Provinsi British Columbia, berkomitmen serius dalam memperkuat hubungan dengan Indonesia,” ujar Muhsin.

Dalam kesempatan terpisah, delegasi Indonesia juga bertemu Ketua DPR Provinsi British Columbia, Raj Chounan, yang menilai kunjungan Presiden RI telah membuka ruang kolaborasi konkret antara Indonesia dan Kanada di berbagai bidang.

”Terdapat banyak cara untuk semakin mendekatkan hubungan kedua masyarakat, salah satunya adalah melalui pembentukan kota kembar/provinsi kembar. Saya harapkan hal ini menjadi salah satu yang dapat dijajaki,” kata Chounan.

Ia menambahkan pentingnya memanfaatkan festival seni budaya sebagai sarana meningkatkan hubungan masyarakat Indonesia dan British Columbia melalui kegiatan publik yang lebih langsung.

Dari pihak British Columbia, Menteri Pekerjaan dan Pertumbuhan Ekonomi Ravi Kahlon menyambut positif implementasi ICA-CEPA. Ia bahkan merencanakan kunjungan ke Indonesia tahun depan untuk menjajaki peluang investasi dan kerja sama ekonomi.

Provinsi BC selama ini menjadi mitra penting Indonesia di Kanada. Pada 2024, nilai perdagangan Indonesia–British Columbia mencapai 654,51 juta dolar AS (sekitar Rp9,82 trilyun), menempatkan Indonesia sebagai mitra dagang terbesar keempat BC di ASEAN.

“Nilai perdagangan Indonesia-British Columbia saat ini memang belum mencerminkan potensi yang tersedia. Untuk itu, ICA-CEPA dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengakselerasi kerja sama ekonomi, termasuk perdagangan,” ujar Konjen Nina. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.