KNMP Bawa Angin Segar bagi Ekonomi Pesisir Konawe
📅 Senin, 17 Agu 2026, 21:50 WIB | Oleh: Tim PenulisKENDARI – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong geliat ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, melalui optimalisasi program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Program ini diharapkan tak hanya membantu nelayan meningkatkan aktivitas produksi, tetapi juga membuka lebih banyak peluang usaha di kawasan pesisir.
Penguatan KNMP menjadi langkah penting untuk membuat potensi perikanan lokal tidak berhenti pada hasil tangkapan.
Dengan pengelolaan yang lebih baik, aktivitas nelayan dapat terhubung dengan pengolahan, pemasaran, hingga usaha pendukung lainnya sehingga nilai ekonomi yang dihasilkan bisa lebih besar.
Bagi masyarakat pesisir Konawe, program ini menjadi peluang untuk mengembangkan usaha sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika dijalankan secara konsisten dan melibatkan masyarakat secara aktif, KNMP bisa menjadi salah satu penggerak ekonomi baru dari kawasan pesisir.
Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono saat ditemui di Konawe, Senin (17/8), mengatakan bahwa dirinya telah melihat langsung pembangunan fisik KNMP di Desa Sorue Jaya, Kabupaten Konawe, yang saat ini menjadi salah satu dari 100 titik pembangunan tahap pertama.
"Kawasan ini menjadi bagian dari 100 titik Kampung Nelayan Merah Putih yang sudah selesai dibangun. Target kita pada akhir tahun ini dapat menyelesaikan hingga 1.269 titik, sehingga siap untuk diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto," kata Trenggono.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan bahwa kehadiran sarana dan prasarana produksi perikanan yang lengkap di Konawe diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga lokal, sekaligus mendongkrak produktivitas nelayan agar dapat 'naik kelas'.
Pembangunan kawasan pesisir ini merupakan bagian dari target jangka panjang pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun hingga 5.000 titik KNMP di seluruh wilayah Indonesia.
"Selama 81 tahun Indonesia merdeka, kawasan pesisir relatif belum tersentuh secara optimal. Jika di sektor pertanian sudah didukung bendungan, irigasi, dan subsidi pupuk hingga mencapai swasembada, maka kini saatnya sektor pesisir kita dorong melalui penyiapan sarana dan prasarana produksi yang memadai," ujarnya.
Trenggono mengungkapkan untuk skema pengelolaan dan operasional fasilitas KNMP tersebut, seluruh sarana yang telah rampung nantinya diserahterimakan kepada pihak desa. Pengelolaannya akan dikembangkan sebagai salah satu unit usaha di bawah Koperasi Desa Merah Putih.
"Selain fasilitas penunjang utama seperti pabrik es, cold storage, dan SPBU Nelayan (SPBN), kawasan tersebut juga dilengkapi area kuliner. Pemerintah daerah pun berencana memadukannya dengan program penataan kawasan permukiman nelayan di sekitarnya," ungkap Trenggono.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!