Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menyiagakan Personel untuk Antisipasi Banjir Susulan di Pamarican

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 22:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menyiagakan Personel untuk Antisipasi Banjir Susulan di Pamarican Doc: Antara
Ket. Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani (kiri) mengecek tempat untuk masyarakat yang terdampak bencana alam luapan air sungai di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (16/2/2026) malam.

Garut - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menyiagakan sejumlah personel untuk mengantisipasi bencana banjir susulan di wilayah Kecamatan Pamarican, karena saat ini masih musim penghujan.

"Kita siap siaga untuk penanganan banjir di Pamarican," kata Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani di Ciamis, Selasa.

Ia menuturkan hujan deras menyebabkan aliran Sungai Citalahab meluap, kemudian menggenangi pemukiman rumah penduduk dan lahan pertanian di dua desa Kecamatan Pamarican.

Banjir yang kedua kalinya itu, kata dia, disebabkan tanggul jebol sehingga saat ini sedang dilakukan perbaikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy agar tidak lagi terjadi bencana banjir akibat luapan sungai.

"BBWS standby di TKP dan sedang melakukan penanganan tanggul jebol," katanya.

Ia menambahkan jajaran BPBD Ciamis masih tetap siaga dengan melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi banjir susulan, sehingga dapat diminimalisasi risiko dampak banjir.

Tercatat dampak banjir itu, kata dia, melanda Dusun Kubangsari, Desa Bangunsari, merendam 260 rumah dengan jumlah penduduk 282 Kepala Keluarga (KK) atau 831 jiwa. Selain rumah, area lahan persawahan juga terendam sekitar 200 hektare dengan usia tanam padi 80 hari.

Selanjutnya di Desa Sukahurip tercatat banjir menggenangi pemukiman rumah penduduk sebanyak 34 rumah di Dusun Sambungjaya, kemudian di Dusun Kertajaya sebanyak 35 rumah, lalu tanggul sungai jebol dengan lebar sekitar 18 meter dan tinggi 6 meter.

Sebanyak 164 jiwa sempat dievakuasi untuk mengungsi ke tempat aman, yang ditampung di Masjid Nurul Hak dan Diniyah Al Ma’arif di Kecamatan Pamarican. Kini mereka sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

Banjir akibat luapan sungai besar itu, kata dia, merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya sepekan lalu pada 9 Februari, kemudian saat ini 16 Februari banjir kembali menggenangi rumah warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.