Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akademisi Apresiasi Inovasi Pelayanan BPN Kabupaten Tangerang

📅 Kamis, 14 Mei 2026, 13:31 WIB | Oleh:
Akademisi Apresiasi Inovasi Pelayanan BPN Kabupaten Tangerang Doc: istimewa
Ket. Adib Miftahul, akademisi dan pengamat kebijakan publik

TANGERANG - Setelah sukses dengan layanan "Hallo Kakan", Kantor Pertanahan atau BPN Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, kembali meluncurkan inovasi layanan untuk memudahkan masyarakat,yakni program "Laris Manis" (Layanan Roya dan Waris Lima Menit Selesai) 

Adanya inovasi layanan yang digagas oleh BPN Kabupaten Tangerang ini mendapat apresiasi dari Adib Miftahul, Dosen FISIP UNIS yang juga dikenal sebagai pengamat politik  dan kebijakan publik.

"Program Laris Manis adalah good will dari pemangku kebijakan yaitu BPN Kabupaten Tangerang yang disupervisi oleh kanwil BPN Banten dalam merespon dan memotret dinamika persoalan di bawah yakni masyarakat yang butuh layanan bersifat respon cepat berbasis pentingnya digitalisasi, transparansi, inovasi untuk efisiensi dalam rangka menjamin perlindungan hak akan kepastian hukum,” ujar Adib kepada wartawan Kamis (14/5/2026)

Adib  menilai,  dengan hadirnya program Laris Manis secara tidak langsung merupakan jawaban berarti berupa prinsip good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik yaitu konsep penyelenggaraan manajemen layanan yang solid, bertanggung jawab, efektif, dan efisien adalah solusi layanan untuk mencapai kepuasan masyarakat dalam hal administrasi pertanahan.

“Laris manis juga bisa menjadi salah satu solusi yang bisa mengurai kelambatan pelayanan. Ini juga sebagai inovasi dan resolusi yang baik buat ke depan, sehingga layak menjadi contoh bagi kantor-kantor pertanahan lainnya di internal kementerian ATR BPN dan layanan publik lainnya secara eksternal,” paparnya.

Menurut Adib, dampak positif inovasi layanan ini bisa menghidupkan aura panorama percepatan pembangunan yang sedang gencar dilakukan bagi daerah setempat 

Jika suatu wilayah sedang proses berkembang maju diikuti masyarakat sudah memiliki kepastian hukum hak atas tanah, otomatis akan membuat ekonomi meningkat.

Sementara itu, Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Tangerang, Febri Effendi menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memangkas birokrasi dan memberikan kepastian layanan kepada masyarakat.

“Segala inovasi yang dilakukan, seperti Laris Manis ini, bertujuan menghemat biaya masyarakat, memangkas birokrasi, serta memberikan kepastian hukum dan kepastian waktu dalam pelayanan pertanahan,” jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Megapolitan
Mulai 6 September, CFD Kota...
Advertisement
Mengapa Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung? Ini Penjelasan Daryono

Mengapa Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung? Ini Penjelasan Daryono

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.