Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Membeku: Badai Salju Kacaukan Penerbangan

📅 Senin, 26 Jan 2026, 18:47 WIB | Oleh:
Jepang Membeku: Badai Salju Kacaukan Penerbangan Doc: AFP/KAZUHIRO NOGI

TOKYO - Sekitar 7.000 orang terdampar di Bandara New Chitose, Hokkaido, Jepang utara, menyusul dibatalkannya 56 penerbangan akibat badai salju pada Minggu (25/1), demikian menurut pengelola bandara Hokkaido Airports Co.

Di samping itu, lebih dari 500 layanan kereta api, termasuk layanan ke Bandara New Chitose dan jalur penghubung antara Sapporo dengan Asahikawa dan Hakodate, dibatalkan di hari yang sama saat tumpukan salju harus dibersihkan dari jalur kereta.

Pembatalan layanan kereta tersebut berdampak pada 130.000 orang, kata penyedia layanan JR Hokkaido. Layanan kereta di wilayah tersebut masih belum sepenuhnya pulih hingga Senin (26/1).

Otoritas Hokkaido menyampaikan bahwa salju yang turun di kota Sapporo mencapai 54 centimeter dalam 24 jam hingga Minggu pukul 7 malam waktu setempat. Catatan ini merupakan yang tertinggi sepanjang Januari.

Di Sapporo pula, sebuah jalur bawah tanah di dekat Stasiun Sapporo dibuka semalaman dan menjadi tempat mengungsi bagi masyarakat yang kesulitan pulang ke rumahnya. Hingga Senin pukul 05:30 pagi, ada 340 orang yang berlindung di tempat tersebut.

Sementara itu, delapan orang dilaporkan hilang pada Minggu, tetapi berhasil ditemukan pada Senin pagi sekitar pukul 09:40 saat menuruni sebuah gunung di Hirakawa, Prefektur Aomori, dengan kendaraan salju mereka.

Tidak ada laporan cedera ataupun kondisi tubuh yang menurun di antara mereka.

Menurut kepolisian setempat, delapan orang yang diketahui merupakan peminat kendaraan salju dari wilayah timur laut tersebut, meninggalkan rumah mereka pada Minggu pagi.

Satu dari delapan orang tersebut berhasil menghubungi keluarga mereka, dan memberitahukan posisi mereka di sebuah peternakan, sebelum komunikasi terputus sementara. Ant/Kyodo

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.