Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Kawasan Amerika Latin Terancam Pukulan El Nino

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 23:47 WIB | Oleh:
Ekonomi Kawasan Amerika Latin Terancam Pukulan El Nino Doc: AFP/Luis Robayo/Getty Images

SANTIAGO - Fenomena El Nino tahun ini akan memperburuk persoalan ekonomi di Amerika Latin dan Karibia, terutama akibat gangguan curah hujan dan kenaikan suhu, demikian disampaikan seorang klimatolog asal Chile dalam wawancara baru-baru ini dengan Xinhua.

Patricio Gonzalez Colville, peneliti di Pusat Penelitian dan Transfer Irigasi dan Agroklimatologi Universitas Talca di Chile, mengatakan bahwa dampak ekonomi El Nino terutama akan dirasakan di sektor pertanian.

"Fenomena El Nino berdampak terhadap perekonomian secara keseluruhan. Dampak utamanya adalah mengubah secara drastis curah hujan, yang menyebabkan banjir atau kekeringan, dan suhu, yang memicu gelombang panas ekstrem dengan suhu maksimum melampaui 38 derajat Celsius selama beberapa hari," kata Gonzalez.

Budi daya buah-buahan dan tanaman serealia membutuhkan kondisi cuaca yang sedang. "Akibatnya, dampak utamanya dirasakan melalui kerugian di sektor pertanian, yang memengaruhi pertanian keluarga dan akses terhadap air," ujar Gonzalez.

"Banyak masyarakat akan mengalami penurunan hasil tanaman pangan, sementara pasar akan menaikkan harga kebutuhan pokok akibat kelangkaan. Tingkat kemiskinan akan meningkat karena mereka tidak dapat menjual kelebihan hasil panen dan menghadapi keterbatasan akses terhadap air irigasi," tuturnya.

Gonzalez juga memperingatkan angka pengangguran dapat meningkat karena masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian mungkin terpaksa mengurangi tenaga kerja di tengah meningkatnya ketidakpastian dan kerentanan akibat perubahan iklim.

Pemanasan yang disebabkan oleh El Nino saat ini dikategorikan sebagai "kuat" dari segi intensitas dan diperkirakan berkembang menjadi fenomena "luar biasa" antara November 2026 hingga Januari 2027, tambah Gonzalez.

Amerika Tengah menghadapi prospek kondisi iklim yang "sulit" seiring berkembangnya El Nino 2026, terutama di wilayah yang disebut "koridor kering", yakni jalur luas yang membentang dari Meksiko selatan, Guatemala, El Salvador, Honduras, Nikaragua, hingga sebagian Kosta Rika.

"El Nino menyebabkan kekeringan ekstrem di wilayah geografis ini. Diperkirakan 11 juta orang yang hampir sepenuhnya bergantung pada pertanian keluarga, dengan menanam tanaman seperti jagung dan kacang-kacangan, akan menghadapi keterbatasan akses terhadap air. Oleh karena itu, fenomena El Nino dengan skala yang luar biasa besar ini berisiko memperburuk krisis pangan di kawasan tersebut," paparnya.

Sekitar 43 juta orang di Amerika Latin dan Karibia mengalami kekurangan gizi, dan dampak fenomena ini dapat memperburuk situasi tersebut di negara-negara seperti Kolombia, yang perekonomian sektor pertaniannya terdampak oleh gelombang panas dan kekeringan ekstrem, imbuhnya.

"Situasi yang paling parah dapat terjadi di Brasil, ketika kekeringan dan kelangkaan air di Amazon, yang disebut sebagai 'paru-paru planet ini', dapat memicu kebakaran hutan yang tak terkendali," kata Gonzalez.

"Analisis terhadap fenomena El Nino pada masa lalu menunjukkan bahwa negara-negara Amerika Latin cenderung menanggung dampak paling berat. Perekonomian mereka sangat bergantung pada ekspor hasil pertanian," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hal ini dapat mengakibatkan penurunan keuntungan ekonomi bagi negara-negara tersebut.

Selain itu, perubahan iklim "berpadu dengan El Nino" dalam meningkatkan suhu, kata Gonzalez.

"Semua tanda menunjukkan bahwa planet ini telah melewati titik tanpa jalan kembali terkait fase baru ini, ketika 'normalitas' bukan lagi konsep iklim yang tetap," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

SpaceX Berhasil Mengantarkan Astronot ke Stasiun Ruang Angkasa ISS

40 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
SpaceX Berhasil Mengantarka...

Federasi Sepak Bola Swiss Cabut Dukungan untuk Infantino

43 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Federasi Sepak Bola Swiss C...
Olahraga
Masa Depan Ronaldo di Timna...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.