Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bahrain Resmi Bergabung dengan Satgas Drone Militer AS

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 23:59 WIB | Oleh:
Bahrain Resmi Bergabung dengan Satgas Drone Militer AS Doc: Istimewa

WASHINGTON DC - Bahrain telah setuju untuk berpartisipasi dalam satuan tugas multinasional pimpinan Amerika Serikat (AS) yang menangani drone serang, kata Departemen Perang AS pada Rabu (30/9).

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan ke-21 Komisi Konsultatif Militer AS-Bahrain yang dipimpin bersama oleh Wakil Asisten Menteri Perang AS untuk Timur Dekat dan Asia Tengah Michael P. DiMino dan Menteri Urusan Pertahanan Bahrain Letnan Jenderal Abdullah Al-Noaimi.

"Di Manama ... delegasi menilai tantangan keamanan regional, dan membahas peluang bagi Bahrain untuk terus berintegrasi dengan pasukan AS, serta berinvestasi dalam kemampuan pertahanan antipesawat, termasuk Advanced Precision Kill Weapon System (APKWS)," kata Pentagon dalam keterangannya.

Menurut mereka, Bahrain juga berkomitmen untuk berpartisipasi dalam Task Force Falcon Strike.

Pada 13 Agustus, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan pembentukan Task Force Falcon Strike, yang akan menggabungkan drone kamikaze udara, permukaan, dan bawah air, yang disebut untuk memperkuat keamanan di Timur Tengah.

Staf Satgas tersebut akan dipimpin oleh personel Komando Operasi Khusus AS di Florida. CENTCOM telah memulai konsultasi resmi dan mengundang negara-negara sekutu di kawasan untuk berpartisipasi.

Tujuannya adalah membentuk sistem pencegahan terpadu di wilayah tanggung jawab komando tersebut yang mencakup 21 negara di Timur Tengah, Asia Tengah, dan Asia Selatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.