Konsumsi Beras Menurun, Budaya Makan Nasi di Korea Selatan Kian Ditinggalkan
📅 Kamis, 22 Jan 2026, 23:01 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: Yonhap
SEOUL - Menurut data Kementerian Data dan Statistik Korea Selatan, konsumsi beras warga negara itu mencapai titik terendah tahun lalu di tengah perubahan kebiasaan makan.
Konsumsi beras per-kapita turun 3,4 persen menjadi 53,9 kg pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut sekitar setengah dari tingkat konsumsi 106,5 kg pada 1995, menandai tingkat terendah sejak data terkait mulai dikompilasi pada 1962.
Konsumsi beras terus menurun secara bertahap akibat perubahan kebiasaan makan dan budaya makan. Konsumsi biji-bijian tahunan per orang, yang mencakup beras dan biji-bijian lainnya seperti jelai dan gandum, rata-rata 62,5 kg pada 2025, turun 3,0 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka tersebut juga sekitar setengah dari tingkat konsumsi pada 1995 sebesar 117,9 kg, sehingga mencatat rekor terendah baru.
Beras yang digunakan sebagai bahan baku di sektor bisnis, termasuk produsen makanan dan minuman, mencapai titik tertinggi baru sebesar 932.102 ton pada 2025, naik 6,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Angka tersebut mencapai 900.000 ton untuk pertama kalinya sejak data itu mulai dikompilasi pada 2011. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!