Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bromo Terbakar, Perlu Hujan Buatan lewat OMC

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 10:14 WIB | Oleh:
Bromo Terbakar, Perlu Hujan Buatan lewat OMC Doc: ist
Ket. karhutla bromo

LUMAJANG -  Untuk membantu meredakan kebakaran hutan di Kawasan gunung Bromo sepertinya diperlukan hujan buatan lewat OMC. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan skenario Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah tambahan untuk memicu hujan guna mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo, Jawa Timur.

Kepala BNPB Suharyanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan opsi rekayasa cuaca tersebut disiapkan bersamaan dengan penerjunan bantuan pemadaman dari udara atau aerial firefighting.

"Selain water bombing, BNPB menyiapkan dukungan OMC yang pelaksanaannya disesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca dan kebutuhan di lapangan," kata dia.

Suhariyanto menjelaskan integrasi pemadaman udara ini dirancang untuk memperkuat tim gabungan darat yang selama ini terhalang oleh tebing-tebing terjal di lereng Kaldera Bromo.

Penanganan darurat skala besar ini didasari atas penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Karhutla oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/327/013/2026.

Status siaga darurat tingkat provinsi tersebut berlaku selama 180 hari terhitung sejak 26 Mei hingga 6 Oktober 2026 mendatang. Guna memperkuat payung hukum daerah terdampak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo juga menerbitkan Keputusan Bupati Nomor 300.2/326/426.32/2026 terkait siaga darurat karhutla yang berlaku hingga 5 Oktober 2026.

Suharyanto menegaskan ketersediaan status siaga darurat ini memberi kemudahan akses bagi pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan armada helikopter hingga teknologi modifikasi cuaca.

Penggunaan OMC dan helikopter water bombing diharapkan mampu menjangkau  kawasan terbakar. BNPB mengimbau seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan puncak musim kemarau serta mematuhi arahan penutupan sementara kawasan wisata dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini demi mempermudah operasi tim gabungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan Eksternal...

Kebakaran di Kebayoran Lama, 150 Jiwa Terdampak

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.