Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Italia Mendidih, 3 Orang Tewas Tersengat Panas

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 22:28 WIB | Oleh:
Italia Mendidih, 3 Orang Tewas Tersengat Panas Doc: AFP/Massimo Valicchia

ISTANBUL - Italia menetapkan 27 kota dalam status siaga panas tertinggi di tengah gelombang panas yang kembali melanda negara itu, sementara sedikitnya tiga kematian terjadi diduga terkait dengan cuaca ekstrem tersebut.

Menurut laporan kantor berita ANSA, Rabu (5/8), sebanyak 25 kota masih berstatus siaga merah. Jumlahnya diperkirakan bertambah menjadi 27 kota pada Kamis (6/8) seiring dengan prakiraan suhu yang mencapai rekor tertinggi dan berisiko terhadap kesehatan masyarakat.

ANSA juga melaporkan tiga orang diduga meninggal dunia akibat terdampak gelombang panas.

Korban tersebut ialah seorang tukang kayu (40) karena sakit saat bekerja di atap, seorang petugas keamanan (55) karena dalam kondisi darurat medis saat berada dalam mobil, serta seorang perempuan (90) saat berada di taman.

Suhu di sejumlah wilayah Italia diperkirakan melampaui 40 derajat Celsius dan diprediksi akan sedikit menurun menjadi sekitar 36 hingga 39 derajat Celsius pada akhir pekan. Gelombang panas itu juga meningkatkan kekhawatiran terhadap kekeringan dan kebakaran hutan.

Kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Marsica, wilayah Abruzzo, sementara petugas pemadam kebakaran masih berupaya mengendalikan kebakaran di kawasan Karst dekat Trieste yang telah berlangsung sejak Sabtu sore (1/8). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Sekolah membutuhkan perbaik...
Luar Negeri
Italia Mendidih, 3 Orang Te...
Ekonomi
Proyeksi produksi jagung na...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.