Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anak Agung Gde Agung Bharata, Mantan Bupati Gianyar, Wafat dan Akan Diaben Sesuai Adat Hindu

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 19:38 WIB | Oleh:
Anak Agung Gde Agung Bharata, Mantan Bupati Gianyar, Wafat dan Akan Diaben Sesuai Adat Hindu Doc: Antara Foto
Ket. Mendiang mantan Bupati Gianyar 2003-2008 dan 2013-2018 Anak Agung Gde Agung Bharata.

Mantan Bupati Gianyar, Bali, Anak Agung Gde Agung Bharata akan diaben (dikremasi sesuai adat Agama Hindu) pada 7 Maret 2026 setelah meninggal dunia karena sakit pada Sabtu (21/2).

"Mendiang sempat membaik dan pulang, tetapi kondisi kembali menurun," kata Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun sekaligus adik kandung mendiang di Gianyar, Bali, Minggu.

Wakil Bupati Gianyar menuturkan Bupati Gianyar dua periode 2003-2008 dan 2013-2018 akan dipelebon (sebutan lain untuk upacara ngaben) di Setra (Kuburan) Beng, Kabupaten Gianyar.

Sejumlah proses akan dilaksanakan sebelum upacara ngaben mendiang yang merupakan bangsawan di Puri Agung Gianyar itu yakni dijadwalkan dimulai pada 3 Maret 2026 yaitu prosesi memandikan jenazah.

Kemudian jenazah ditempatkan di tempat persemayaman sementara (tumpang salu) hingga puncak upacara pelebon/ngaben pada 7 Maret 2026, sebagai hari baik untuk upacara ngaben sesuai kalender Bali.

Pihaknya menambahkan pada proses ngaben tidak menggunakan wadah jenazah sesuai tradisi tokoh puri yakni Bale Naga Banda melainkan menggunakan wadah berbentuk padma dan lembu berwarna putih.

Alasannya, karena mendiang semasa hidupnya telah menjalani upacara Dwijati yaitu upacara menjadi sulinggih atau rohaniawan Hindu.

Sebelumnya, Anak Agung Gde Agung Bharata meninggal dunia pada usia 77 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani, Kabupaten Gianyar setelah selama hampir satu bulan dirawat intensif.

Mendiang kelahiran 23 Juni 1949 itu pernah bertugas sebagai staf di Sekretariat Negara RI dan dipercaya menjabat Kepala Istana Kepresidenan Tampaksiring Gianyar selama kurun waktu 1997-2003, sebelum menjadi Bupati Gianyar 2003-2008 dan 2013-2018.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
 ​AFPI dan PWI Jajaki Kol...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp65.000/...
Olahraga
Sabalenka Melenggang ke Per...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.