Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut Perum Bulog Instruksikan Seluruh Jajaran untuk Kawal Pasokan Beras Premium di Ritel

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 10:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dirut Perum Bulog Instruksikan Seluruh Jajaran untuk Kawal Pasokan Beras Premium di Ritel Doc: ANTARA
Ket. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memberikan keterangan kepada awak media di sela melakukan inspeksi mendadak ke salah satu ritel modern di kawasan Radio Dalam, Jakarta, Rabu (5/8/2026) malam.

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menginstruksikan seluruh jajaran mengawal pasokan beras premium di ritel modern berbagai daerah guna memastikan ketersediaan tetap aman, merata, dan mudah diakses masyarakat.

Rizal mengatakan langkah tersebut bertujuan meyakinkan masyarakat bahwa beras premium produksi Bulog tetap hadir di berbagai jaringan penjualan sehingga mudah diperoleh dengan harga yang terjangkau.

"Jadi kami sudah arahkan tadi siang bahkan dari kemarin, kami sudah sampaikan melalui zoom seluruh Indonesia untuk menggelontorkan beras-beras premium yang dimiliki di gudang untuk keperluan masyarakat," kata Rizal ditemui di sela inspeksi mendadak ke salah satu ritel modern di kawasan Radio Dalam, Jakarta, Rabu (05/8) malam.

Bulog berupaya agar masyarakat tetap mudah memperoleh beras premium berkualitas di tengah rencana penarikan sejumlah merek beras fortifikasi dari peredaran menyusul adanya temuan Satgas Pangan yang tidak memenuhi ketentuan mutu.

"Kami antisipasi terkait dengan nanti akan dilakukannya (rencana) penarikan beras-beras yang fortifikasi yang tidak sesuai dengan komposisinya," ujarnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran melakukan inspeksi serentak di berbagai kota besar untuk memastikan beras premium pemerintah tersedia bagi masyarakat luas bukan hanya di ritel modern tetapi juga di pasar rakyat.

Menurutnya Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, Riau, Bali, dan sejumlah kota besar lainnya menjadi fokus pemantauan guna memastikan distribusi beras premium berjalan lancar sesuai kebutuhan masyarakat.

"Sehingga semuanya kita perintahkan untuk mengecek supaya meyakinkan kepada publik nasional beras premium pemerintah hadir di ritel-ritel modern maupun pasar-pasar rakyat," kata dia.

Ia menegaskan beras premium pemerintah merek Punokawan dan Befood Sentra Ramos tetap tersedia dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.900 per kilogram atau Rp74.500 per kemasan lima kilogram bagi masyarakat.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Bulog secara rutin memproduksi beras premium Punokawan dan Befood Sentra Ramos sekitar 21 ton setiap hari khusus untuk wilayah DKI Jakarta.

Sementara secara nasional, produksi beras premium Bulog mencapai sekitar 300 ton per hari sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan sekaligus memenuhi permintaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

"Jangan sampai nanti masyarakat kehilangan produk beras premium di pasaran. Ini yang kami antisipasi," bebernya.

Melalui pemantauan nasional secara serentak, Bulog berharap distribusi beras premium semakin merata, menjaga stabilitas pasokan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap ketersediaan pangan berkualitas di Indonesia.

Bulog saat ini mengelola lebih dari 5 juta ton cadangan beras pemerintah sebagai penyangga utama untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras di seluruh Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Rona
Lucasfilm Memilih Sutradara...
Luar Negeri
Peringatan dari Para Tokoh ...

Swasembada Susu Masih Terbentur Impor

24 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Swasembada Susu Masih Terbe...
Ekonomi
KIH Perkuat Daya Saing Prod...

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali untuk Lindungi Hak Mbak-mbak PRT

24 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemkot Surabaya Siapkan Per...
Daerah
8 Accu Stasiun Pemantau Ana...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.