Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Pembangunan MRT, Dishub DKI Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Stasiun Glodok dan Kota, Cek Jadwalnya!

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 08:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ada Pembangunan MRT, Dishub DKI Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Stasiun Glodok dan Kota, Cek Jadwalnya! Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Pekerja menyelesaikan proyek revitalisasi di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Senin (20/4/2026).

JAKARTA - Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Fase 2 terus dikebut, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Stasiun Glodok dan Stasiun Kota agar tak terjadi kemacetan di lokasi sekitarnya. 

Pekerjaan yang berlokasi di Jalan Pintu Besar Selatan dan Simpang Asemka ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya dan dilakukan secara bertahap.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin di Jakarta, Rabu (5/8), menyampaikan rekayasa lalu lintas ini disesuaikan dengan tahapan proyek guna menjaga kelancaran jalan.

"Area Stasiun Kota dan Simpang Asemka berlangsung pada periode 10 Agustus 2026 sampai 15 Januari 2027," katanya.

Kemudian, di Jalan Pintu Besar Selatan, lalu lintas dari utara ke selatan menggunakan sisi barat hingga Simpang Asemka. Sementara akses sisi timur melintasi area barat menuju Jalan Hayam Wuruk, khusus bagi bus Transjakarta dan akses bangunan.Selanjutnya di simpang Asemka, pengendara dari barat ke timur maupun sebaliknya melewati lajur sisi utara area proyek pembuatan terowongan dengan penyesuaian geometrik jalan.

Terkait akses bangunan, kata Budi, ruko dan bangunan di sisi barat tetap dapat diakses melalui satu lajur yang ada sebelumnya. Jika terjadi kepadatan, ruas ini dibuka untuk kendaraan umum.

"Di area Stasiun Glodok, rekayasa dilakukan dengan mengalihkan sistem contra flow dari Jalan Gajah Mada ke sebagian Jalan Hayam Wuruk karena pergeseran area kerja ke sisi barat. Akses ke gedung sisi barat tetap disediakan satu lajur," kata Budi.

Berikut rekayasa lalu lintas yang diberlakukan dalam beberapa waktu mendatang:

Stage 4.1 (10 Agustus – 9 September 2026): Penerapan contra flow di Jalan Hayam Wuruk.

Stage 4.2 (10 September – 9 Oktober 2026): Akses Jalan Kemurnian VI ditutup untuk pembangunan pintu masuk stasiun dan dialihkan melalui kawasan Hotel Novotel.

Stage 4.3 (10 Oktober 2026 – 17 Mei 2027): Akses Jalan Kemurnian VI dibuka kembali. Sebaliknya, akses Hotel Novotel ditutup. Sementara akses menuju Maxim, Jhony Steak, dan Klinik JMB dialihkan melalui Jalan Kemurnian VI dengan sistem buka-tutup.

Sebelumnya, pengangkatan peralatan Flash Butt Welding di Jalan Pintu Besar Selatan juga telah dilaksanakan pada 16–22 Juli 2026 pukul 23.00–04.00 WIB dengan sistem buka-tutup di jalur Transjakarta.

"Dishub DKI mengimbau pengguna jalan untuk mengandalkan rute alternatif, mematuhi rambu dan petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan. Pelaksana proyek bertanggung jawab penuh atas keamanan para pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung," kata Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Berpotensi Melemah, 6 Agust...
Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

06 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.