Pasukan Suriah Gelar Perburuan Besar-besaran Puluhan Narapidana ISIS yang Melarikan Diri
📅 Rabu, 21 Jan 2026, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
DAMASKUS - Operasi pencarian besar-besaran sedang dilakukan militer Suriah untuk menangkap sekitar 70 narapidana ISIL (ISIS) yang melarikan diri dari penjara selama bentrokan antara Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dan tentara di timur laut.
Dari Al Jazeera, Kementerian Dalam Negeri Suriah menuduh milisi SDF membebaskan para pejuang ISIL dari penjara di kota al-Shaddadi di timur laut sebagai bentuk "pemerasan politik dan keamanan".
Kementerian tersebut mengatakan bahwa pasukan pemerintah telah menangkap kembali 130 dari 200 tahanan ISIS yang melarikan diri. Pihak militer mengatakan bahwa mereka sengaja melewati Penjara al-Shaddadi sesuai dengan kesepakatan bahwa SDF nantinya akan menyerahkan kendali fasilitas tersebut kepada otoritas Damaskus.
Pimpinan militer mengatakan pihaknya telah menghubungi mediator dan komandan SDF untuk menyerahkan penjara tersebut kepada pasukan keamanan internal, tetapi SDF menolak, kata kementerian itu. Kementerian menuduh SDF kemudian membebaskan tahanan ISIL dan mengeluarkan pernyataan tentang situasi tersebut "untuk menyesatkan opini internasional".
SDF terus menolak menyerahkan penjara-penjara sensitif, yang merupakan pelanggaran terhadap perjanjian tersebut. Pasukan yang dipimpin Kurdi itu menyalahkan tentara Suriah atas pelarian dari penjara tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka "kehilangan kendali" atas penjara setelah serangan oleh pejuang suku yang berafiliasi dengan tentara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pasukan pemerintah Suriah bergerak setelah menyeberangi Sungai Eufrat di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur pada 19 Januari 2026, sehari setelah kesepakatan antara pemerintah Suriah dan pasukan Kurdi.
Pasukan Suriah dan pejuang suku sekutu bergerak menuju kota Hasakah yang dikuasai SDF, sementara pertanyaan tetap muncul apakah gencatan senjata yang rapuh dan baru berusia dua hari itu akan bertahan.
Setelah pertempuran kembali pecah pada hari Senin, SDF yang dipimpin Kurdi mengeluarkan pernyataan yang menyerukan agar “seluruh pemuda kita” untuk “bergabung dengan barisan perlawanan”.
Sebaiknya Anda baca juga:
SDF menyatakan bahwa setidaknya sembilan anggotanya tewas dan 20 lainnya terluka dalam pertempuran di sekitar penjara al-Aqtan dekat kota Raqqa di utara.
Presiden Ahmed al-Sharaa berbicara semalam dengan Presiden AS Donald Trump tentang perlunya persatuan di Suriah yang dilanda perang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!