Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hiroshima Serukan Jepang Bebas Senjata Nuklir

📅 Senin, 22 Des 2025, 22:42 WIB | Oleh:
Hiroshima Serukan Jepang Bebas Senjata Nuklir Doc: AFP

TOKYO - Dalam sebuah opini tertulis pada Senin (22/12), Prefektur Hiroshima di Jepang mendesak pemerintah untuk menjunjung tinggi prinsip nonnuklir negara itu, usai seorang pejabat keamanan baru-baru ini mengatakan bahwa negara tersebut sebaiknya memiliki senjata nuklir, lapor media setempat.

Majelis prefektur Hiroshima pada hari yang sama secara bulat mengadopsi pernyataan tersebut, mengutip kekhawatiran setempat terkait peninjauan kembali Tiga Prinsip Nonnuklir (Three Non-Nuclear Principles) yang telah lama dianut, yang melarang kepemilikan, produksi atau pemberian izin untuk masuknya senjata nuklir ke wilayah Jepang, demikian dilaporkan Kyodo News.

"Merupakan kewajiban kita, sebagai satu-satunya negara yang pernah mengalami pengeboman atom, untuk terus berupaya mewujudkan dunia tanpa senjata nuklir," ungkap pernyataan tersebut.

Pernyataan itu muncul usai seorang pejabat, yang terlibat dalam perumusan kebijakan keamanan di bawah pemerintahan yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi, belum lama ini menuturkan bahwa Jepang sebaiknya memiliki senjata nuklir, menuai kecaman dari masyarakat setempat, termasuk para penyintas bom atom.

Ini merupakan opini tertulis pertama yang dikeluarkan oleh majelis prefektur atau kota Hiroshima atau Nagasaki, yang sama-sama hancur akibat serangan bom atom Amerika Serikat terkait pertimbangan ulang negara itu terkait prinsip nonnuklir, menurut laporan tersebut.

Kepala Dewan Penelitian Keamanan Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party) yang berkuasa Itsunori Onodera mengatakan dalam sebuah program televisi pada Minggu (21/12) bahwa Jepang perlu membahas masa depan prinsip nonnuklirnya.

Bulan lalu, media Jepang mengutip sejumlah sumber pemerintah yang mengatakan bahwa di saat pemerintahan Takaichi bersiap untuk merevisi dokumen-dokumen keamanan nasional utama Jepang hingga akhir 2026 nanti, PM Jepang itu sedang mempertimbangkan untuk meninjau kembali Prinsip Non-Nuklir ketiga, yang melarang senjata nuklir memasuki wilayah Jepang, menimbulkan keraguan dan kekhawatiran besar di dalam negeri. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Jerman Sepakat Kembangkan B...

Bolivia Umumkan Keadaan Darurat

41 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Bolivia Umumkan Keadaan Dar...

Utusan PBB Serukan Pembebasan Aung San Suu Kyi

56 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Utusan PBB Serukan Pembebas...
Megapolitan
Pecinan Glodok Tetap Jadi W...

Cincin Donat Segera Dibangun

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
Cincin Donat Segera Dibangun
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.