Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT Pertamina Patra Niaga Uji Kesiapsiagaan Tanggap Darurat di Fuel Terminal Biak

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 12:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
PT Pertamina Patra Niaga Uji Kesiapsiagaan Tanggap Darurat di Fuel Terminal Biak Doc: ANTARA 
Ket. Petugas Pertamina saat melakukan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Level 1 di Fuel Terminal Biak, Papua.  

JAYAPURA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menguji kesiapsiagaan personel dan sistem penanggulangan keadaan darurat melalui Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Level 1 di Fuel Terminal Biak sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan kerja.

Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, di Jayapura, Kamis (06/8), mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan keandalan sistem tanggap darurat dalam menghadapi potensi risiko operasional di lingkungan Fuel Terminal Biak.

"Simulasi dilakukan untuk menguji kemampuan personel dalam merespons kondisi darurat secara cepat, tepat dan terkoordinasi," katanya.

Menurut Ispiani, skenario latihan difokuskan pada potensi kejadian overfill atau tumpahan produk BBM jenis Pertalite yang berkembang menjadi pelepasan uap hidrokarbon (vapour cloud) hingga memicu kebakaran.

"Melalui latihan ini kami menguji kecepatan respons, efektivitas komunikasi, pengambilan keputusan, hingga koordinasi dengan fungsi pendukung sesuai Prosedur Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang berlaku," ujarnya.

Dia menjelaskan keselamatan merupakan prioritas dalam setiap kegiatan operasional Pertamina Patra Niaga. Oleh karena itu, pihaknya secara berkala menyelenggarakan pelatihan dan simulasi untuk memastikan seluruh personel memahami peran dan tanggung jawabnya saat menghadapi kondisi darurat.

"Dengan kesiapan tersebut, lanjutnya, penanganan insiden dapat dilakukan secara efektif sehingga mampu meminimalkan risiko terhadap pekerja, fasilitas, masyarakat, maupun lingkungan sekitar," katanya.

Dia menambahkan simulasi juga menjadi bagian dari implementasi aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE) yang diterapkan secara konsisten di seluruh wilayah operasional Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku.

"Dengan penerapan HSSE tidak hanya bertujuan menjaga keselamatan pekerja, tetapi juga memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berlangsung secara aman, andal dan berkelanjutan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.