Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petugas Masih Terus Menyisir untuk Menemukan Korban Gempa Pangandaran

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 11:57 WIB | Oleh:
Petugas Masih Terus Menyisir untuk Menemukan Korban Gempa Pangandaran Doc: ist
Ket. deteksi gempa

PANGANDARAN – Hingga siang ini, petugas terus menyisir untuk menemukan korban gempa Pangandaran. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) memastikan hingga saat ini belum menemukan laporan kerusakan bangunan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 yang berpusat di wilayah Pangandaran.

Kepala Pelaksana BPBD Jabar Teten Ali Mulku Engkun mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah daerah menyusul gempa yang terjadi pada Rabu (5/8) pukul 21.55 WIB.

“Hingga laporan sementara ini diterbitkan, belum terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan,” kata Teten di Bandung, Kamis.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berlokasi pada koordinat 8,12 derajat Lintang Selatan (LS) dan 107,91 derajat Bujur Timur (BT) atau sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 kilometer.

Hasil pemantauan BPBD Jabar bersama BMKG, BPBD kabupaten/kota, serta komunitas radio amatir, menunjukkan guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Barat hingga sebagian wilayah Jawa Tengah.

“Guncangan dengan intensitas III MMI atau dirasakan nyata di dalam rumah dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung, seperti Kecamatan Kertasari, Baleendah, Dayeuhkolot, Majalaya, Arjasari, dan Solokanjeruk,” katanya.

Teten menjelaskan gempa tersebut diduga bersumber dari zona subduksi di selatan Pulau Jawa dengan episenter berada di laut dan kedalaman relatif dangkal.

“Kondisi itu menyebabkan guncangan terasa cukup luas, tetapi dengan intensitas rendah di wilayah daratan,” katanya.

BPBD Jabar  telah menginstruksikan BPBD kota/kabupaten yang merasakan dampak guncangan untuk melakukan pemantauan dan pengecekan kemungkinan adanya kerusakan ringan pada bangunan.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“BPBD Jabar terus berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD kabupaten/kota. Apabila ditemukan dampak di lapangan atau terdapat informasi terbaru, laporan akan segera diperbarui dan disampaikan kepada masyarakat,” ujar Teten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.